By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Petai dan Jengkol Asal Jateng Diminati di Australia, India, dan Jepang
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Petai dan Jengkol Asal Jateng Diminati di Australia, India, dan Jepang

Jatengdaily.com
Published: 31 Oktober 2021 14:40
Share
Ilustrasi (Foto:Pixabay.com)
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)– Tidak hanya produk furnitur asal Jateng yang digandrungi pasar luar negeri. Produk makanan eksotis, seperti petai dan jengkol pun diminati pasar mancanegara.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Koperasi dan UKM (Dinkop UKM) Jateng Ema Rachmawati, saat memaparkan potensi ekspor furnitur ke Belgia. Ia menyebut tengah menjajaki tiga pasar luar negeri, yakni Jepang, Australia, dan India.

“Pembahasan dengan Konjen Sydney, mereka minta selain food and beverages, juga minta satu kontainer isinya 25 persen cabe merah frozen, 10 persen petai. Lainnya daun singkong, singkong, jengkol, dan kakap putih,” ujarnya di hadapan Gubernur Ganjar Pranowo dan hadirin lain, di Kantor Pelindo 3 Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

Untuk memenuhi, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Jateng. Sementara untuk produk kakap putih pihaknya bekerja sama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Jateng, dalam memenuhi pesanan tersebut.

Selain produk tersebut, pasar di Australia juga berminat terhadap produk aksesoris, briket, bahan industri, dan sebagainya.

Sementara itu, dua produk kerajinan kain lukis dan enceng gondok juga berpeluang masuk pasar Jepang.

Produk bikinan Nasrafa dan Bengok Craft itu lolos kurasi, dan akan dijual di department store terkemuka seperti Tsurya dan Mitsukoshi.

“Untuk pasar Mumbai India, mintanya produk pertanian dan jamu-jamuan. Kalau untuk Kanada kami sedang diskusi, mintanya home living seperti sapu lidi dan sulak (kemoceng). Namun karena naik terus (tarif shipping) buyer dari Kanada mundur dulu,” imbuhnya.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengapresiasi hal ini. Selain itu, ia juga terus membuka kanal informasi dengan kedutaan besar, di berbagai negara.

“Makanan dan minuman sudah mulai. Dubes Jepang aktif sekali, sedikit-sedikit menelpon. Selain dagang saya juga ingin kerja sama soal kebencanaan. Di sana ada tempat simulasinya keren banget,” pungkas Ganjar. she

You Might Also Like

Jadi Acuan Pendataan Penanggulangan Kemiskinan, Diperlukan Sinkronisasi DTKS
Puan Minta Pemerintah Kebut Vaksinasi bagi Seluruh Jamaah Haji
PSSI Berhentikan Shin Tae-yong Sebagai Pelatih Timnas Indonesia
100 Burung Diterbangkan Sambut Hari Kasih Sayang di Lawang Sewu dan Perdamaian
Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-94 Tahun 2022 di Titik Nol Ibu Kota Nusantara
TAGGED:diminati di Australiajengkolpetai
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?