By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Sebanyak 8.600 Posko PPKM Mikro di Jateng Diaktifkan Lagi saat Akhir Tahun
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Sebanyak 8.600 Posko PPKM Mikro di Jateng Diaktifkan Lagi saat Akhir Tahun

Last updated: 9 Desember 2021 08:09 08:09
Jatengdaily.com
Published: 9 Desember 2021 08:09
Share
SHARE
SEMARANG (Jatengdaily.com) -Polda Jateng bakal menggelar operasi terpusat pengamanan Natal dan Tahun Baru pada 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022. Nantinya operasi difokuskan pada posko check poin di beberapa wilayah untuk mengantisipasi penularan covid-19.
“Operasi Lilin, sasarannya kemanusiaan dalam rangka penanganan covid-19 perayaan natal,” kata Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi, Rabu (8/12/2021).
Dia menyebut operasi tersebut dilakukan lantaran Jawa Tengah menjadi pusat tujuan mudik para warga dari luar Jateng. Pihaknya menyiapkan posko Check Point yang berada di perbatasan Brebes hingga Rembang.
“Di rest area nanti kita juga siapkan pos check point. Persyaratan mudik dari pemerintah sudah jelas, sudah harus vaksin. Nanti kendaraan pemudik akan kita tempeli stiker jika sudah memenuhi persyaratan,” ungkapnya.
Terkait capaian vaksinasi di wilayah Jateng sudah mencapai 72 persen. Maka dari itu, pihaknya mengaktifkan lagi 8.600 posko PPKM Mikro. Pemudik yang sampai tujuan harus melapor ke 8.600 Pos PPKM Mikro di setiap wilayah.
“Jadi nanti Pak Lurah bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa akan mendata nama pemudik, tujuan rumah dimana, berapa lama dia tinggal, kapan dia kembali ke perantauan. Nanti ketika akan kembali ke perantauan akan didata kembali,” jelasnya.
Sebanyak 3.000 gereja di seluruh wilayah Jawa Tengah bakal mendapat penjagaan ketat selama masa perayaan ibadah Natal. Pola pengamanan di masing-masing gereja nantinya melibatkan aparat gabungan serta pengurus gereja setempat.
“Ada 3.000 gereja yang akan diberikan pengamanan ketika Natal. Kita jalankan pengamanan Natal sesuai anjuran dari pemerintah. Kita akan buat pospam di pintu masuk gereja untuk diberi penjagaan yang melibatkan pengurus paroki maupun sekretariat gereja setempat,” tuturnya.
Sedangkan pengamanan ketat berlaku pada gereja di pusat kota dan perbatasan wilayah. Terkait adanya pembatasan, kapasitas ibadah di gereja saat ibadah Natal juga dibatasi. “Jadi umat yang beribadah harus kapasitas 50 persen,” pungkasnya. adri-she

You Might Also Like

PSIS Pinjam Evan Dimas untuk Putaran Kedua Liga 1
Gempa Bumi Landa Cilacap, Tidak Berpotensi Tsunami
Prodi Teknik Sipil USM Jajaki Kerja Sama dengan PT Kembar Jaya Mandiri Mulya
Polri Dukung Konversi Kendaraan BBM Jadi Energi Listrik Kementerian Energi
Siaga Lebaran, Basarnas Tempatkan Personel di Jalur Mudik, Pelabuhan, Bandara, dan Tempat Wisata
TAGGED:Polda JatengPoskoPPKM Mikro
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?