By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
  • Peringati BKGN 2026, FKG Unissula dan RSIGM Sultan Agung Beri Layanan Gigi Gratis untuk 200 Warga
Reading: Pembangunan Tol Yogya-Bawen Libatkan Pekerja Lokal
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
  • Peringati BKGN 2026, FKG Unissula dan RSIGM Sultan Agung Beri Layanan Gigi Gratis untuk 200 Warga
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Pembangunan Tol Yogya-Bawen Libatkan Pekerja Lokal

Jatengdaily.com
Published: 25 Januari 2022 06:54
Share
Konsultasi Publik Jalan Tol Yogyakarta-Bawen, di Desa Candiretno, Kecamatan Secang. Foto: Humas Prov Jateng
SHARE

MAGELANG (Jatengdaily.com)– Pembangunan jalan tol Yogyakarta-Bawen akan melibatkan pekerja lokal di sekitar proyek. Hal itu dilakukan, agar warga setempat memeroleh hasil maksimal dan tidak hanya jadi penonton proyek strategis nasional (PSN) tersebut.

Administrator Teknik PT Jasamarga Jogja Bawen Arifin Dian Wardhanto menyebut, pelibatan pekerja lokal dilakukan untuk efisiensi waktu dan biaya mobilisasi.

Pelibatan pekerja lokal akan menjadi ranah kontraktor pemenang proyek, dengan kriteria pekerja yang ditentukan oleh kontraktor, sebagai pengguna.

Dalam hal ini, komunikasi antara warga dan pemerintah desa mutlak diperlukan.

“Perangkat desa nantinya bisa menginventarisasi, siapa saja warganya yang bisa masuk dalam kriteria pekerja,” jelasnya, seusai Konsultasi Publik Jalan Tol Yogyakarta-Bawen, di Desa Candiretno, Kecamatan Secang, dilansir dari laman pemprov Jateng, Selasa (25/1/2022).

Ia menguraikan, pekerja yang nantinya dibutuhkan meliputi pekerja lepas, pekerja harian atau mereka yang memunyai keahlian khusus.

Disinggung mengenai kuota pekerja lokal yang dibutuhkan, Arifin menyebut hal tersebut disesuaikan dengan kebutuhan. Selain itu, spesifikasi pekerja pun berbeda-beda, bergantung kondisi jenis pekerjaan yang dikerjakan.

“Kalau untuk jumlah tentu banyak. Karena pada saat pembangunan kan melibatkan berbagai pihak, suplier juga. Ada pekerjaan timbunan tanah, pekerjaan struktur beton, pekerjaan rigid pavement dan sebagianya. Semua ini tentunya memerlukan material lokal dalam jumlah besar yang memenuhi spesifikasi. Kalau jumlah pekerja lokal (yang menentukan) kontraktor,” ujarnya.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Muhammad Fajri Nuqman mengatakan, pelibatan pekerja lokal itu dilakukan di hampir seluruh proyek Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Ia menyebut, warga lokal bisa menjadi pekerja, asalkan memunyai keterampilan tertentu sesuai syarat.

“Yang jadi perhatian karena ada dampak Covid-19, maka masyarakat yang terdampak diberi manfaat dari pembangunan jalan tol,” pungkasnya. she

You Might Also Like

Hadiri Jateng Bersholawat Terakhir, Ganjar Titip Pesan: Pemilu Damai, Jangan Terpecah Belah
350 Organ Relawan Bersatu, Ganjar; Komando Ada di Saya
Taruna AAU Yogya Bekali Paskibra Sulut di Mako ‘Tentara Langit’ Manado
Hotel Meruorah Labuan Bajo, Venue Utama KTT ASEAN 2023
Laboratorium PAI, Lecutkan Mutu PAI
TAGGED:pekerja lokalPembangunan Tol Yogya-Bawen
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?