By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Dosen ITB Semarang Jadi Pembicara di UKSW Salatiga
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
NewsPendidikan

Dosen ITB Semarang Jadi Pembicara di UKSW Salatiga

Last updated: 6 Februari 2022 14:13 14:13
Jatengdaily.com
Published: 6 Februari 2022 14:13
Share
Dr Amin Kuncoro (tengah) dari ITB Semarang jadi pembicara di UKSW Salatiga. Foto: dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) yang juga dosen Prodi Manajemen, Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang Dr Amin Kuncoro SE MM menjadi salah satu pembicara dalam Workshop Riset Kesehatan bertajuk Riset dan Inovasi dalam upaya peningkatan kemandirian kesehatan Indonesia, yang digelar oleh Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga.

Dalam workshop yang berlangsung Sabtu (5/2/2022) tersebut Dr Amin Kuncoro mengambil tema Metodologi penelitian kuantitatif.

Workshop ini dalam rangka penerapan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang telah dilaksanakan oleh UKSW khususnya Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan dalam rangka mereduksi kendala-kendala yang dihadapi mahasiswa semester akhir yaitu penyusunan karya ilmiah berupa skripsi.

Oleh karena itu, di hadapan mahasiswa semester akhir Dr Amin Kuncoro mengatakan, dibutuhkan penguatan metodologi penelitian. Sebab, tingkat kesulitan mahasiswa adalah dengan mengurai dan mereduksi teori dan fenomena objek penelitian dengan logika berpikir.

Oleh karena itu, dengan logika berpikir yang matang, hasil penelitian akan menjadi pembaharuan yang betul-betul mempunyai nilai dan berkelanjutan.

Hal ini bisa memperkuat penelitian baik itu yang baru, maupun yang telah dilakukan sebelumnya oleh para ilmuwan terdahulu.

Wakil Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UKSW Kristiawan Prasetyo Agung Nugroho MSi mengatakan, workshop ini mengahdirkan sejumlah nara sumber yang berkompeten. Selain Dr Amin Kuncoro dari ITB Semarang, hadir juga Dr dr I Edward KSL MM, Ns Livana dan Dr Adi Setiawan. Acara sendiri berlangsung secara luring di UKSW Salatiga. she

You Might Also Like

Presiden Minta Pelayanan Kesehatan dan Ketersediaan Logistik untuk Bencana di NTT dan NTB Dipercepat
Sepekan Layani Naik – Turun, Stasiun Comal Layani 1.400 Lebih Penumpang, Didominasi Tujuan Semarang
Tingkatkan Kesehatan Mental Mahasiswa, Tim Pengabdian Unnes Gelar ‘Writing for Healing’
Buktikan Komitmen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, SIG Catatkan Zero Fatality pada 2025
Putaran Kedua Final Four Proliga 2024 Digelar di Jateng
TAGGED:amin kuncoroITB SemarangUKSW
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?