By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Ajak Santri Jaga Keutuhan NKRI, Gus Yasin: Tak Perlu Saling Menyalahkan
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Ajak Santri Jaga Keutuhan NKRI, Gus Yasin: Tak Perlu Saling Menyalahkan

Last updated: 10 Februari 2022 13:30 13:30
Jatengdaily.com
Published: 10 Februari 2022 13:30
Share
Wagub Jateng saat menghadiri pengajian di Pondok Pesantren Raudlatul Falah, Gembong. Foto: Humas Prov
SHARE

PATI (Jatengdaily.com)– Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, mengajak para santri untuk turut menjaga keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dia menilai, keamanan dan kenyamanan beribadah di Indonesia, telah mendapatkan jaminan dari Undang-undang. Sehingga, kedamaian tersebut harus dijaga bersama-sama

“Seperti halnya kecintaan kita pada NKRI, bahwa NKRI kan sudah enak kita belajar, keamanan sudah terjamin, yuk kita jaga kedamaian ini, keamanan ini. Kita bandingkan dengan negara lain, rasanya kita tidak ada tandingannya,” kata Gus Yasin, sapaan Wagub, saat menghadiri pengajian di Pondok Pesantren Raudlatul Falah, Gembong, Rabu (9/2/2022) malam, dilansir dari laman Humas Provinsi Jateng.

Gus Yasin mengimbau agar masyarakat tidak mudah saling menyalahkan. Menurutnya, saat ini banyak oknum-oknum yang mencari kesalahan orang lain dengan tujuan tertentu. Hal itu bisa membuat perpecahan di antara masyarakat, sehingga rasa nasionalisme perlu dipupuk terus, agar kesatuan dan persatuan tetap kokoh, keutuhan NKRI terjaga.

“Artinya jangan kita menyikapi orang seperti itu, sedikit-sedikit menyalahkan orang, membuat orang marah. Nggak perlu saling menyalahkan, saling mencintai saja di negara ini. Itu pondasi,” tandasnya.

Lebih jauh, Gus Yasin meminta kepada para santri untuk memahami sanad tokoh agama secara jelas.

Bagi dia, apabila tokoh agama memiliki sanad yang jelas, maka tidak akan mudah memberikan ajaran yang mengajarkan kebencian.

“Dalam literasi ponpes kita disyaratkan dengan keilmuan sanad. ‘Dia belajar ke siapa ya? Ajarannya bagaimana ya?’ Kalau ada yang mengarah kepada kebencian, perlu digaris besar ‘ini siapa ya?’. Padahal kalau dalam ajaran Islam, (kita diajarkan) tidak membinasakan namun memohonkan ampun,” tutupnya. she

You Might Also Like

Pilkades Serentak di Demak Terbanyak; Cegah Konflik Butuh Pengamanan Tegas
Ormas Tionghoa Kembali Salurkan Bantuan Peduli Covid-19, Total 2.000 Ton Beras dan 4 Juta Masker
Monitoring Program Ketahanan Pangan 2026, BPS Jateng Gelar Pelatihan Survei Kerangka Sampel Area (KSA) dan Ubinan
Menyusul Tawuran SMK, Tiga Orang Ditetapkan Tersangka
Pemudik Diminta Patuhi Aturan Rekayasa Lalu Lintas di Jawa Tengah
TAGGED:Ajak Santrigus yasinJaga Keutuhan NKRI
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?