By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Resmikan Stemsa Technopark dan Kelas Industri, Kadisdikbud Berpesan agar SMK Mampu Hadapi Tantangan Revolusi Baru
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
Pendidikan

Resmikan Stemsa Technopark dan Kelas Industri, Kadisdikbud Berpesan agar SMK Mampu Hadapi Tantangan Revolusi Baru

Last updated: 16 Februari 2022 16:35 16:35
Jatengdaily.com
Published: 16 Februari 2022 16:33
Share
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Dr.Uswatun Hasanah SPd, MPd memberikan sambutan saat meresmikan Stemsa Technopark dan Kelas Industri Panasonic di SMK Negeri 1 Semarang. Foto:ist
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Dr.Uswatun Hasanah SPd, MPd meresmikan Stemsa Technopark dan Kelas Industri Panasonic di SMK Negeri 1 Semarang Jalan dr.Cipto No.93 Semarang, Selasa (15/2).

Kadisdik mengatakan, siswa SMK itu keunggulannya yaitu memiliki skill sebagai bekal menjalani kehidupan. Itu terlihat ketika Kadisdik berkesempatan bertanya kepada salah satu peserta didik bahwa setelah lulus dari SMK Negeri 1 Semarang ingin tetap kuliah dengan bekal skill yang sudah didapatkan ketika bersekolah di jenjang SMK. “Profil pelajar Pancasila ya ini benar-benar diberikan tidak hanya sebagai sebuah tempelan atau pakaian dalam proyek saja,“kata Uswatun Hasanah.

Kadisdikbud menyampaikan bahwa kebijakan Dinas Provinsi Jawa Tengah akan diadakannya kelas industri,yaitu kerja sama dengan industri yang nantinya bermuara pada penyelarasan kurikulum SMK dengan industri.

“Dengan semangat Indonesia maju SDM unggul kita harus mengubah mindset pendidikan bahwa lulus lalu bekerja menjadi karyawan, tidak hanya seperti itu tapi juga mampu menyiapkan siswa kita menghadapi tantangan baru pendidikan revolusi industri 4.0,”terang wanita kelahiran Ngawi ini.

Sementara itu Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Semarang F.Budi Santoro,S.Pd,M.Si, menyampaikan, SMK Negeri 1 Semarang bisa mengimbaskan pusat keunggulan yang diamanatkan oleh pemerintah untuk bisa mengurangi angka kemiskinan dengan menumbuhkan jiwa wirausaha bagi anak didik. Budi Santoso pun berharap lulusan Smk 1 dapat berwirausaha guna mengurangi pengangguran atau dapat bekerja di sektor lain maupun melanjutkan kuliah. Hal ini sesuai program dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yaitu mengurangi Angka kemiskinan dan juga menekan angka pengangguran.

Perwakilan dari PT. Panasonic Gobel Indonesia Ngadiyanto mengajak bapak ibu guru Smk Negeri 1 Semarang yang sudah melakukan MOU bukan hanya sekedar perjanjian dikertas saja tetapi mewujudkan poin demi poin perjanjian. “Ayo kita bersama salurkan anak didik untuk bisa bekerja di PT.Panasonic bukan hanya di Indonesia tetapi juga dikirim ke Jepang dan sudah ada kan lulusan Smk 1 yang dikirim,”tutur Ngadiyanto.

Stemsa Technopark dan Kelas Industri Panasonic
Gedung technopark dibangun berawal dari pengajuan SMK pusat keunggulan teknik elektronika industri tahun 2021. Setelah ditetapkan sebagai pusat keunggulan, sekolah mendapat bantuan berupa program fisik dan non fisik. Program non fisik dalam bentuk penguatan pembelajaran berbasis industri, budaya kerja industri dan anti perundungan.

Untuk program fisik dibangun ruang praktik siswa dalam bentuk technopark dengan volume bangunan 15 x 9 dan selasar 18 m2. Sebagai pusat keunggulan bidang kerjasama luar negeri, sekolah mendapatkan hibah peralatan praktek otomasi industri dari schneider perancis dgn pola g to g. Kelas industri panasonic dibentuk sebagai tindak lanjut Mou antara Smk Negeri 1 Semarang dan PT.Panasonic manufakturing Indonesia Jakarta, PT.Panasonic Gobel Indonesia dan PT.Gobel Dharma Nusantara.

Kelas ini bertujuan membekali siswa Smk Negeri 1 Semarang dengan kompetensi lifeskill berupa kemampuan memasang dan instalasi AC, perbaikan dan juga brazzing dan tersertifikasi oleh PT.Panasonic. Dengan kompetensi yang dimiliki diharapkan lulusan bisa berwirausaha dibidang AC.

Peresmian Stemsa Technopark dan kelas industri ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Dr.Uswatun Hasanah,S.Pd,M.Pd, Kepala Cabang Dinas Wilayah 1 Sunarto,S.Pd,M.Pd, Kepala Sekolah Smk Negeri 1 Semarang F.Budi Santoro,S.Pd,M.Si, Pengawas Sekolah Dra.Zakiyatul,M.Pd, Perwakilan dari PT. Panasonic Gobel Indonesia Ngadiyanto, Ketua MKKS Jateng Drs.Samiran,MT, Kepala Sekolah dan Komite Sekolah sekitar serta perwakilan dunia industri.st

You Might Also Like

Lomba Konten Video Pemkot Semarang 2024, Mahasiswa Sekolah Vokasi Undip Juara 1
Kuatkan Kerjasama, ITB Semarang Gandeng UNISBANK, STIE Pena dan PT Inata Bali
FTIK USM Lepas 214 Calon Wisudawan
Fakultas Ekonomi Unissula Lepas 339 Lulusan
Pola Asuh Psikoedukasi Rasulullah Cegah Kekerasan pada Anak
TAGGED:Kadisdikbud Berpesan agar SMK Mampu Hadapi Tantangan Revolusi BaruKelas Industri PanasonicResmikan Stemsa Technopark dan Kelas Industri
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?