Pedagang Relokasi Pasar di Terminal Bahurekso Kendal Mengadu ke DPRD Jateng

Sejumlah pedagang pasar relokasi di Terminal Bahurekso Kendal temui Komisi B DPRD Jateng keluhkan tempat relokasi sepi pengunjung. Foto: adri
SEMARANG (Jatengdaily.com)- Sejumlah pedagang Pasar Weleri di Kabupaten Kendal datang mengadukan nasibnya ke komisi B DPRD Jateng, Senin (28/3/2022).
Mereka datang mengeluhkan lokasi tempat jualan di relokasi Terminal Bahurekso tidak laku lantaran tempat relokasinya jauh dan sulit dijangkau kendaraan umum.
“Kita setiap hari datang buka lapak dagang dari pagi ke tempat relokasi sampai sore tidak ada hasil. Jualannya sepi, tempat relokasi yang sekarang kita tempati sepi masyarakat kurang minat belanja karena lokasi berada di jalur cepat lalu lintas,” kata seorang pedagang relokasi Achmad Zamsuri.
Dia mengaku sudah lima bulan menempati pasar relokasi bersama pedagang lainnya kondisi perekonomiannya semakin terpuruk. Selain tidak ada pengunjung yang membeli dampaknya hasil dagang sayuran mubazir atau dibuangi.
“Tempat pasar yang kita tempati tidak bisa menghidupi. Kondisinya sepi, kami akhirnya kembali dagang ke tempat pasar yang lama,” ungkapnya.
Ia mendesak Disperindag Kendal melalui Komisi B DPRD Jateng untuk merubah aturan dengan mengembalikan para pedagang ke lokasi Pasar Weleri.
“Kami minta pedagang izinkan kembali ke lokasi yang lama. Meski pindah kondisi seadannya setidaknya kita jualan ada pembeli membuat perekonomian para pedagang hidup kembali,” jelasnya.
Sekretaris Komisi B DPRD Jateng Muhamad Ngainir Richard mengatakan pihaknya akan segera koordinasi dengan Pemkab Kendal untuk membuat aturan baru agar para pedagang bisa jualan di pasar Weleri.
“Kita panggil Disperindag Jateng untuk urus persoalan ini. Supaya saat ramadan nasibnya bisa berubah harus ada solusinya,” kata dia.
Upaya yang dilakukan memberikan dua opsi bagi pedagang untuk memilih menetap di tempat relokasi dengan perbaikan fasilitas atau justru memilih pindah tempat yang lama dengan segala konsekuensi.
“Jika mereda pilih pindah lokasi yang lama tempat Pasar Weleri yang pernah terbakar tidak jadi soal. Kalau mau tetap di relokasi akan berupaya memperbaiki fasilitas,” tutupnya. adri-she