By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Pedagang Relokasi Pasar di Terminal Bahurekso Kendal Mengadu ke DPRD Jateng
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Pedagang Relokasi Pasar di Terminal Bahurekso Kendal Mengadu ke DPRD Jateng

Last updated: 29 Maret 2022 06:52 06:52
Jatengdaily.com
Published: 29 Maret 2022 06:47
Share
Sejumlah pedagang pasar relokasi di Terminal Bahurekso Kendal temui Komisi B DPRD Jateng keluhkan tempat relokasi sepi pengunjung. Foto: adri
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Sejumlah pedagang Pasar Weleri di Kabupaten Kendal datang mengadukan nasibnya ke komisi B DPRD Jateng, Senin (28/3/2022).

Mereka datang mengeluhkan lokasi tempat jualan di relokasi Terminal Bahurekso tidak laku lantaran tempat relokasinya jauh dan sulit dijangkau kendaraan umum.

“Kita setiap hari datang buka lapak dagang dari pagi ke tempat relokasi sampai sore tidak ada hasil. Jualannya sepi, tempat relokasi yang sekarang kita tempati sepi masyarakat kurang minat belanja karena lokasi berada di jalur cepat lalu lintas,” kata seorang pedagang relokasi Achmad Zamsuri.

Dia mengaku sudah lima bulan menempati pasar relokasi bersama pedagang lainnya kondisi perekonomiannya semakin terpuruk. Selain tidak ada pengunjung yang membeli dampaknya hasil dagang sayuran mubazir atau dibuangi.

“Tempat pasar yang kita tempati tidak bisa menghidupi. Kondisinya sepi, kami akhirnya kembali dagang ke tempat pasar yang lama,” ungkapnya.

Ia mendesak Disperindag Kendal melalui Komisi B DPRD Jateng untuk merubah aturan dengan mengembalikan para pedagang ke lokasi Pasar Weleri.

“Kami minta pedagang izinkan kembali ke lokasi yang lama. Meski pindah kondisi seadannya setidaknya kita jualan ada pembeli membuat perekonomian para pedagang hidup kembali,” jelasnya.

Sekretaris Komisi B DPRD Jateng Muhamad Ngainir Richard mengatakan pihaknya akan segera koordinasi dengan Pemkab Kendal untuk membuat aturan baru agar para pedagang bisa jualan di pasar Weleri.

“Kita panggil Disperindag Jateng untuk urus persoalan ini. Supaya saat ramadan nasibnya bisa berubah harus ada solusinya,” kata dia.

Upaya yang dilakukan memberikan dua opsi bagi pedagang untuk memilih menetap di tempat relokasi dengan perbaikan fasilitas atau justru memilih pindah tempat yang lama dengan segala konsekuensi.

“Jika mereda pilih pindah lokasi yang lama tempat Pasar Weleri yang pernah terbakar tidak jadi soal. Kalau mau tetap di relokasi akan berupaya memperbaiki fasilitas,” tutupnya. adri-she

You Might Also Like

Sinergi Pemerintah dan Polri di Demak, Perkuat Program Ketahanan Pangan dan MBG
Dinperkim Demak Gelontorkan BKK 2025 Rp 38,180 Miliar untuk Pembangunan Infrastruktur Desa
Sebulan Beroperasi di Stasiun Batang, Kereta Api Argo Muria Layani 289 Penumpang
SMA, SMK, dan SLB Negeri di Jateng Bebas Pungutan Sejak Tahun 2020
Polisi Sita Komputer Hingga Dokumen Foto-Video Dari Pelaku Group FB ‘Fantasi Sedarah’
TAGGED:dprd jatengPedagang Pasar Bahureksorelokasi jauh
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?