By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Cegah DBD, Lapas Semarang Periksa Jentik Nyamuk di Blok Hunian
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Cegah DBD, Lapas Semarang Periksa Jentik Nyamuk di Blok Hunian

Last updated: 11 April 2022 06:16 06:16
Jatengdaily.com
Published: 11 April 2022 06:16
Share
Lapas Semarang periksa jentik nyamuk untuk cegah DBD penghuninya. Foto: adri
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang yang terdiri dari Tim dokter dan Tim medis dari puskesmas kecamatan Ngakiyab menyelenggarakan kegiatan pemeriksaan jentik nyamuk di sejumlah area blok hunian.

Kegiatan diawali dengan pemeriksaan jentik nyamuk di kamar mandi blok hunian narapidana, tempat penampungan air seperti bak, ember dan tandon serta saluran air yang memungkinkan ada genangan air untuk perkembangbiakan nyamuk.

Kalapas Semarang, Tri Saptono Sambudji mengatakan bahwa pelaksanaan pemeriksaan jentik nyamuk untuk mencegah adanya penyakit demam berdarah didalam Lapas, juga turut memberikan pembelajaran kepada warga binaan tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

“Hasil pemeriksaan hunian tidak ada jentik nyamuk. Maka kami minta penghuni lapas jaga kebersihan agar terhindar dari penyakit demam berdarah, terutama dalam menyimpan air,” kata Tri Saptono.

Dia meminta agar warga binaan dapat turut serta untuk menjadi kader kesehatan dalam memberikan edukasi kepada sesama rekannya betapa pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Sehingga mampu menumbuhkan kesadaran bagi seluruh warga binaan untuk dapat bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitar dan menciptakan komunitas yang sehat dan bahagia.

Sementara Tim Medis Puskesmas Ngaliyan, Malika Puspahadi menyampaikan bahwa jentik nyamuk biasanya muncul pada permukaan air untuk bernafas dan itu harus segera dikuras.

“Menghilangkan jentik-jentik nyamuk itu lebih mudah daripada mengendalikan saat sudah menjadi nyamuk dewasa. Nyamuk Aedes aegypti dapat berkembang biak di genangan air yang bersih di sekitar lingkungan kita,” jelas Malika.

Untuk pemberantasan jentik ini kita bisa lakukan berbagai cara, salah satunya adalah menaburkan bubuk abate (abateisasi) dan ingat pesan mama untuk tetap terapkan 3M yaitu menguras, menutup dan mengubur. adri-she

You Might Also Like

100 KK di Lokasi Rawan Longsor Pulau Serasan Natuna akan Direlokasi
Bandara Dhoho Kediri Resmi Dibuka
Razia Sat Samapta Polres Demak Amankan Ratusan Botol Miras di Bulan Ramadhan
Mbak Ita Minta Pipa Inject Peredam Kebakaran TPA Jatibarang Ditambah
Dinkes Kota Semarang Apresiasi Kinerja Mahasiswa Magang Unissula
TAGGED:Cegah DBDLapas Semarang Periksa Jentik
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?