By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Dosen ITB Semarang Update dan Upgrate Keilmuan Metodologi Penelitian Kuantitatif
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
Pendidikan

Dosen ITB Semarang Update dan Upgrate Keilmuan Metodologi Penelitian Kuantitatif

Last updated: 12 April 2022 05:57 05:57
Jatengdaily.com
Published: 12 April 2022 05:55
Share
Para peserta CIQnR. Foto: dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Satu lagi dosen Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang lolos uji kemampuan profesi khusus metodology penelitian kuantitatif (Certified International Quantitative Research/CIQnR) atau Pendidikan Penelitian Kuantitatif & Kualitatif Ujian Sertifikasi Peneliti Ahli Kuantitatif & Kualitatif Internasional Bersertifikat.

Uji kemampauna tersebut, telah diselenggarakan sejak 5 April 2022 sampai 11 April 2022 yang diikuti oleh sekitar 25 peserta terdiri dari lintas keilmuan. Acara tersebut diselenggarakan oleh Konsorsium Sertifikasi Profesi Quantum HRM Internasional yang berkerjasama dengan CV. Metiri.

Menurut Kepala LPMI (Penjaminan Mutu Internal) ITB Semarang yang juga Ketua IV PW Jawa Tengah, Dr. Amin Kuncoro, SE, M.M pada Indonesian Research Methodology Lecture Associated (IRMLA), untuk menghadapi tantangan di era digitalisasi seperti sekarang ini setiap dosen wajib update dan upgrade keilmuan sehingga dapat mentransfer ilmu secara profesional.

Hal lain yang mendorong untuk update keilmuan adalah dosen seringkali diperhatikan karya-karya ilmiahnya karena berbagai kepentingan yang salah satunya adalah untuk memenuhi Jabatan Fungsional Akademik dan hasil-hasil penelitianya juga mendapatkan perhatikan dari lembaga.

Namun kenyatannya, dosen tidak pernah dipikirkan dan diperhatikan untuk update kelimuannya khususnya metodologi penelitian sehingga seringkali masih ditemukan metode-metode kuno untuk menjawab tantangan di masa sekarang ini.

”Selama ini dosen hanya belajar metodologi penelitian pada waktu kuliah S1, S2 dan S3. Setelah itu dosen tidak pernah memperhatikan perkembangan metodologi penelitian, padahal selama menjadi dosen akan dibenturkan sebagai pembimbing karya-karya ilmiah mahasiswa,” jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskan olehnya, bahwa karya Ilmiah sebetulnya berhenti pada hasil penelitian yaitu di perpusatakaan atau tanggung jawab peneliti adalah berhenti pada hasil penelitian, sedangkan luaran penelitian merupakan tanggung jawab proyek dari dosen untuk kepentingan tertentu.

Acara tersebut menghadirkan narasumber yang konsisten dengan ilmu-ilmu berdasarkan karya-karya ilmiah diantaranya adalah Prof. Dr. HM. Burhan Bungin, M.Si., Ph.D., CIQaR., CIQnR. CIMMR, Prof. Dr. Pribadiyono, Ir., M.S, Prof. Dr. Sugiyono, MPd, Dr. Luluk Fauziah, Dra., M.SI., CIQaR., CIQnR, Gatut Priyowidodo, M.Si., Ph.D., CIQaR., CIQnR., CIMMR, Dr. Mashudi, Drs., MM., CIQaR., CIQnR., CIMMR dan Dr. Catur Suratnoaji, CIQaR., CIQnR. she

You Might Also Like

FEB Untag Semarang Buka Prodi Bisnis Digital
Teliti Sociocultural Service Learning Approach, Dosen SV Undip Dapat Beasiswa S3 di Inggris
Dosen Sekolah Vokasi Undip Kembangkan Roasting Kopi Hemat Energi
FSM Undip, PT Pertamina Hulu dan PT Rahasia Wasiat Alam Kolaborasi Riset Penurunan Emisi CO2
PLN Icon Plus Hadir Sebagai Guru Tamu di SMK Negeri 1 Pundong Bantul
TAGGED:amin kuncoroDosen ITB SemarangUpdate dan Upgrate Keilmuan
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?