By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Tugas Masyarakat Menjaga dan Merawat Pancasila
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Tugas Masyarakat Menjaga dan Merawat Pancasila

Last updated: 12 Juni 2022 07:29 07:29
Jatengdaily.com
Published: 2 Juni 2022 07:22
Share
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Anggota Komisi A DPRD Jateng, H Soetjipto SH MH yakin Pancasila tidak akan tergantikan oleh ideologi lain. Pancasila, lahir dari sebuah gagasan sederhana mengenai visi dan misi kebangsaan dan kenegaraan. Tugas masyarakat sekarang adalah menjaga Pancasila

Penegasan ini disampaikannya dalam Media Tradisional (Metra) dengan pergelaran pertunjukan wayang kulit dengan judul “Sumilaking Pedhut Mandura” di Gedung Kesenian Sobokarti, Kota Semarang, Rabu (1/6/2022). Dalam acara tersebut turut hadir pula sebagai narasumber Ki Suradji Hadi Kusumo selaku seniman Kota Semarang, dan Oerip Lestari D Santoso selaku pengamat Budaya dan Kesenian Kota Semarang.

Anggota Komisi A, H Soetjipto menyerahkan wayang guna menandai pergelaran wayang kulit.Foto:dok/hms

Acara digelar bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila 1 Juni. Anggota Komisi A DRD Jateng itu selanjutnya menyatakan, lima sila menggambarkan sikap kebangsaan. Penggagas dan penggali Pancasila menyepakati adanya dasar dan indeologi negara yaitu Pancasila. Yang kedua pengertian tentang Pancasila itu sendiri ini telah disepakati oleh Bapak Bangsa yang diambil dari gagasan Bung Karno.

Nilai – nilai Pancasila itu murni asli dari Bung Karno yang digali dari Bumi Pertiwi Indonesia ini, dan Komitmen dan tugas kita semua saat ini adalah untuk menjaga Pancasila. Kemudian, ia mengemukakan wayang telah menjadi sebuah tuntunan.

Pada kesempatan itu, Oerip Lestari D. Santoso menyampaikan, saat ini yang menginspirasi pertunjukan wayang itu merupakan akulturasi budaya dari india. Bedanya ada punakawan, batur dan embat-embating dan lain sebagainya. Pertunjukan Kesenian wayang kulit perlu dikenalkan sejak kecil kepada anak – anak serta kita harus terus memperkenalkan kepada masyarakat.

Ki Suradji Hadi Kusumo juga menyampaikan bahwa, pertunjukan wayang kulit yang seharusnya Waktu 8 jam menjadi 1 jam. Harapannya semoga pergelaran dapat tetap terus eksis hingga tingkat Nusantara bahkan hingga Dunia, supaya anak cucu kita tidak tercerabut budaya aslinya.

Di akhir dialog dilantunkan lagu – lagu Nasional dengan iringan tembang Jawa dengan penuh semangat dan dinyanyikan pula oleh seluruh yang hadir dengan mengayunkan bendera Merah Putih penuh dengan semangat perjuangan hari lahir Pancasila.st

You Might Also Like

Polsek Tengaran Syukuran HUT Bhayangkara Bareng Pedagang Pasar Kembangsari
Pelayanan SIM Dibuka, Pakai Protokol Kesehatan
Mahasiswa Internasional Unissula Promosikan Kuliner dan Budaya
Jangan Ada Keberatan Pelarangan Mudik, agar Tak Menyesal
Punya Uang Rusak & Lusuh Sulit Dibelanjakan, Bisa Ditukar di BI
TAGGED:hari lahir pancasilaMasyarakat menjaga PancasilaMerawat Pancasila
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?