By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Vaksinasi PMK Hewan Ternak di Boyolali Dimulai
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Vaksinasi PMK Hewan Ternak di Boyolali Dimulai

Last updated: 28 Juni 2022 10:14 10:14
Jatengdaily.com
Published: 28 Juni 2022 10:14
Share
Ilustrasi. Hewan ternak sapi di Boyolali. Foto: bnpb
SHARE

BOYOLALI (Jatengdaily.com) – Vaksinasi hewan ternak khusunya sapi di Kabupaten Boyolali Jateng, mulai dilakukan Senin (27/6/2022). Vaksinasinasi untuk mengantisipasi penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak yang belakangan merebak.

Vaksinasi perdana yang dilakukan pihak Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Boyolali digelar di Desa Samiran, Kecamatan Selo.
Kepala Disnakkan Kabupaten Boyolali, , Lusia Dyah Suciati dilansir laman boyolali.go.id mengatakan pemilihan Desa Samiran karena desa tersebut masih berada di zona hijau PMK serta melakukan lockdown lalu lintas sapi.

“Ini menjadi rewardnya kita prioritaskan hari pertama pelaksanaan vaksinasi. Ini kita siapkan 200 namun ini biar nanti kita selesaikan sampai berapa tapi minimal 100 dan harapan kami ya sampai 200 bisa terealisasi hari ini di Desa Samiran,” ungkap Lusi.

Penyuntikan vaksinasi sapi, pihaknya menyiapkan dua tim. Tim pertama yakni tim skrining untuk melakukan pemeriksanaan kondisi Kesehatan sapi. Setelah kondisi sapi sudah dipastikan aman, tim kemudian menyuntikan 2 mili vaksin. Sapi yang menjadi prioritas merupakan sapi perah dan sehat.

“Karena yang di vaksin adalah sapi yang sehat dan diutamakan adalah yang pertama sapi perah,” ungkapnya.

Setelah dosis pertama disuntikan, sapi akan mendapatkan dosis kedua satu bulan berikutnya, dan dosis ketiga disuntik dengan jangka waktu 6 bulan.

Disnakkan Kabupaten Boyolali mendapat jatah vaksin sejumlah 19 botol vaksin dengan jumlah 1.900 dosis yang diterima pada Jumat (24/6/2022). Setiap satu ekor sapi akan mendapatkan 2 mili vaksin, dan setiap satu botol vaksin berisi 200 mili untuk 100 ekor sapi.

Hingga 26 Juni 2022 hewan ternak yang mengidap PMK di Boyolali sejumlah 32 ekor, suspek PMK mencapai 3.748 ekor, sembuh PMK 753 ekor dan mati sebanyak 30 ekor yang tersebar di 22 kecamatan di Kabupaten Boyolali. Hingga saat ini, upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali dalam menekan PMK antara lain dengan menutup lima pasar hewan yang ada di Kota Susu.

Kelima pasar hewan di Kabupaten Boyolali yang akan ditutup yakni Pasar Hewan Jelok di Kecamatan Cepogo, Pasar Hewan Karanggede, Pasar Hewan Purworejo di Kecamatan Nogosari, Pasar Hewan Simo dan Pasar Hewan Ampel yang ditutup pada tanggal 21 Juni 2022 sampai dengan 4 Juli 2022. yds

You Might Also Like

Hari Ini Presiden ke Semarang, Ada Pengalihan Arus Lalulintas, Hindari Ruas Jalan di Titik Ini
Calhaj Lansia Kian Bertambah, Kemenag Matangkan Program Ramah Lansia dan Mitigasi Risiko Haji 2024
200 Kader PDIP Demak Siap Gelorakan Bulan Bung Karno di GBK
Prof Aisyah Endah Palupi Dikukuhkan sebagai Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah
Tradisi Leluhur Penuh Makna, Mahasiswa GIAT 13 Unnes Ikuti Upacara Adat Merti Dusun di Desa Candigaron
TAGGED:disnakkan boyolaliPenyakit Mulut dan Kukupmk di boyolaliVaksinasi PMK
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?