By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Penggal 800 Meter Jalan Agus Salim, Semarang Punya Jalan Ki Narto Sabdo
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Penggal 800 Meter Jalan Agus Salim, Semarang Punya Jalan Ki Narto Sabdo

Last updated: 29 Juni 2022 22:32 22:32
Jatengdaily.com
Published: 29 Juni 2022 21:22
Share
Walikota Semarang, Hendrar Prihadi bersama Wawali, Mbak Ita dan Boyamin Saiman selaku pendamping keluarga Ki Narto Sabdo foto bersama di papan jalan Ki Narto Sabdo. Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Jalan Agus Salim Semarang kini terpenggal sejauh 800 meter seiring diresmikannya Jalan Ki Narto Sabdo oleh Wali Kota Hendrar Prihadi, Rabu (29/06/2022).

Peresmian jalan baru, Jl Ki Narto Sabdo dihadiri Wakil Walikota Semarang, Dra Hj Hevearita Gunaryanti Rahayu (Mbak Ita), Kajari Semarang, Kepala Satpol PP, dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot Semarang.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menegaskan, adanya Jalan Ki Nartosabdo tidak akan menghilangkan Jalan Kyai H Agus Salim yang ada di Kota Semarang. Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu menekankan bahwa kedua jalan tersebut berada pada ruas jalan berbeda yang memang menyambung.

“Jadi untuk Jalan Ki Nartosabdo kurang lebih panjangnya sekitar 800 meteran, yaitu dari perempatan Hotel Metro sampai perempatan pekojan. Sedangkan Jalan Kyai Haji Agus Salim ada pada perempatan Pekojan sampai ke Bubakan,” ungkap Hendi. “Kedua ruas jalan ini memang sangat ramai kesehariannya, sebagai sebuah bentuk penghargaan kepada tokoh – tokoh nasional,” pungkasnya.

Adapun terkait penamaan Jalan Ki Nartosabdo sendiri, Hendi mengungkapkan bahwa hal itu didasari atas peran maestro asal Kota Semarang tersebut dalam mengangkat seni budaya Jawa. “Beliau memiliki karya yang sangat luar biasa di bidang seni budaya, terutama gending – gending beliau dan pakem – pakem beliau pada saat mendalang, yang hari ini banyak ditiru oleh junior – junior beliau,” tutur Hendi.

Di sisi lain, Hendi juga menyebutkan bahwa apresiasi terhadap kiprah maestro asal Kota Semarang itu juga dilakukan dengan merenovasi gedung kesenian Ki Nartosabdo yang berada di kawasan Taman Budaya Raden Saleh. “Ada gedung di TRBS yang akan kita bangun lagi agar bisa jadi gedung seni bertaraf internasional, lalu di sini juga ada patung beliau, dan ada pengurusan soal hak intelektual karya Ki Nartosabdo oleh Pak Boyamin,” lanjut Hendi.

Sementara itu, pendamping dan kuasa hukum ahli waris Ki Nartosabdo, Boyamin Saiman mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan kepada maestro legendaris itu. Terkhusus terkait hak Intelektual, dia dan pihak keluarga menuturkan tersebut berupaya mencatatkan hak cipta untuk karya-karya Ki Nartosabdo. Meski begitu pihak keluarga menegaskan tidak akan menuntut royalti.

“Sesuai wasiat dari almarhum Ki Narto Sabdo, ahli waris tidak akan melakukan tuntutan hukum guna mendapatkan pembayaran royalti kepada siapa pun yang mendendangkan atau mementaskan karya-karya Ki Narto Sabdo karena sesungguhnya karya-karya Ki Narto Sabdo adalah milik dan hidup bersama masyarakat,” kata Bonyamin.

Boyamin menambahkan, setelah peresmian Jalan di Kota Semarang, pihaknya juga mendorong Pemkab Klaten agar menyiapkan ruas jalan baru Jl Ki Narto Sabdo di ruas jalan protokol di kota Klaten.

”Selaku pendamping keluarga Ki Narto Sabdo sudah berkoordinasi dengan Bupati Klaten segera membuat nama jalan baru Ki Narto Sabdo, sebagai penghargaan terhadap maestro yang lahir di Kabupaten Klaten,” ujar Boyamin. st

You Might Also Like

Peredaran Narkoba Banyak Dikendalikan darI Lapas
Long-Term Care Needs Among Retirees Varies Widely, New Research Shows
Penyanderaan Pilot Susi Air di Papua, KKB Minta Tebusan Rp5 Miliar
Jelang PSBB, Warga Kota Tegal Dapat Bantuan Sembako
Semarakkan Festival Payung Indonesia, Ganjar Mengaku Geli Lihat Payung Aneh
TAGGED:boyamin saimanJalan Ki Narto SabdoPenggal 800 Meter Jalan Agus Salim
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?