Menurut dia, hasil survei menunjukkan bahwa game onlinemenempati peringkat pertama sebagai hiburan bagi generasi Z dibandingkan dengan media sosial, streaming video, dan menonton TV. Sedangkan potensi pendapatan dari permainan game online esport mencapai Rp 30 triliun.
“Tidak menutup kemungkinan pendapatan dari permainan game online esport ini akan terus bertambah di tahun yang akan mendatang,” ungkapnya.
Selain itu, game online menjadi sarana bersosial secara virtual. Terdapat 75 persen player menggunakannya tidak hanya untuk bermain, namun juga bertemu teman baru, meskipun tidak memainkan game tersebut.
“Pemain game di Indonesia mencapai 118 juta orang. Sementara pemain esport sendiri mencapai 44,2 juta orang,” terangnya.
Terkait permainan game online banyak stigma negatif di tengah masyarakat karena belum adanya jenjang karir dan kurangnya dukungan dari berbagai pihak.
“Jadi kami mengapresiasi PT Anantarupa dan pihak-pihak lainnya yang berhasil menggelar kegiatan Grab Ksatriya Pilih Tanding Piala Gubernur Jawa Tengah 2022,” ujarnya.
Fajar menambahkan, PB ESI beberapa waktu lalu sudah menyelenggarakan Rakornas. Ke depan akan menyelenggarakan Rakorda pada akhir Agustus 2022.
CEO Anantarupa Studios Ivan Chen mengatakan, turnamen esport ini untuk memperebutkan Piala Gubernur Jawa Tengah tahun 2022. Dengan mengangkat game Lokapala sebagai game yang akan dilombakan para peserta.
“Ada pula pertandingan fisik seperti tarik tambang, cerdas cermat, balap karung, dan estafet,” kata Ivan Chen.
Turnamen esport nantinya dimulai dari Semarang, Magelang, Tegal dan berakhir di Solo untuk babak finalnya.
“Jadi turnamen esport akan dimulai pada September 2022, sementara babak final akan digelar Oktober 2022 di Kota Solo.Kami percaya game Lokapala mampu bersaing dengan Moba lainnya. Semua itu harus dimulai dari anak muda Indonesia untuk mendukung game buatan anak bangsa,” pungkasnya.adri-she



