By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Tim Penilai CSAK Kabupaten Kendal Sambangi MTs NU 07 Patebon
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
Pendidikan

Tim Penilai CSAK Kabupaten Kendal Sambangi MTs NU 07 Patebon

Last updated: 2 September 2022 23:47 23:47
Jatengdaily.com
Published: 2 September 2022 23:47
Share
Madrasah Tsanawiyah NU 07 Patebon menerima kunjungan dari tim penilai CSAK Kabupaten Kendal. Tim penilai yang berjumlah tujuh orang tersebut terdiri dari berbagai kalangan. Beberapa di antaranya ialah dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kendal, dewan pendidik, dan ketua bank sampah resik Kendal. Foto:dok
SHARE

KENDAL (Jatengdaily.com) – Madrasah Tsanawiyah NU 07 Patebon menerima kunjungan dari tim penilai CSAK Kabupaten Kendal. Tim penilai yang berjumlah tujuh orang tersebut terdiri dari berbagai kalangan. Beberapa di antaranya ialah dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kendal, dewan pendidik, dan ketua bank sampah resik Kendal.

Kegiatan itu dibuka dengan tampilan tari zapin sapu lidi dari para siswi MTs NU 07 Patebon dan ditutup dengan temu akhir serta evaluasi dari tim penilai. Prosesi penilaian berjalan dengan lancar, sebab semua guru dan karyawan dapat mendampingi tim penilai sesuai dengan pokja masing-masing.
Pada sambutannya, Siti Simyanah selaku Kepala MTs NU 07 Patebon menyampaikan bahwa sebelum mengikuti Adiwiyata, warga madrasah termasuk siswa-siswi sudah terbiasa dengan kegiatan tanam-menanam. Ketua BP3MNU, Asmuni pun turut mendukung kegiatan Adiwiyata ini.

Menurutnya, program ini perlu diapresiasi, karena sesuai dengan visi dan misi madrasah. Selain itu, program ini juga berkaitan dengan ajaran agama Islam untuk senantiasa menjaga lingkungan. |Dia berharap untuk tahun-tahun berikutnya, program-program yang dilaksanakan dapat berjalan dengan lebih baik.

Pada sesi evaluasi, Cholid, salah satu penilai menyampaikan bahwa program-program yang dilakukan oleh madrasah seperti, penanaman dan konservasi air serta konservasi energi sudah terlaksana dengan baik. Dia berharap agar program-program tersebut dapat berlanjut untuk tahun-tahun berikutnya.

Selain itu, Sobirin menambahkan bahwa menurutnya seluruh warga MTs NU 07 Patebon memiliki potensi untuk mengembangkan madrasah menuju sekolah Adiwiyata ke tingkat yang lebih lanjut. Hal tersebut juga disetujui oleh Nunuk, dia menuturkan bahwa Bank Sampah Resik Kendal siap bekerja sama dengan MTs NU 07 Patebon untuk memberikan materi mengenai pengelolaan sampah kepada siswa-siswi. Hal tersebut merupakan salah satu upaya dan bentuk dukungan dari Bank Sampah Resik Kendal untuk keberlanjutan program Adiwiyata di MTs NU 07 Patebon.

Tari Zapin

Bakat dan potensi setiap individu perlu digali, diasah, dan dikembangkan agar dapat tersalurkan dengan baik. Menyadari hal tersebut, MTs NU 07 Patebon melibatkan anggota tari dalam kegiatan Visitasi CSAK (Calon Sekolah Adiwiyata Kota, Kabupaten Kendal tahun 2022, belum lama ini.

Meskipun kali pertama bagi para penari untuk tampil di depan umum, mereka dapat menyuguhkan tarian tersebut dengan baik. Adapun siswa yang menyajikan tari tersebut ialah Arsena Kaluna Inast (8C), Naywa Khoirunnisa (8C), Aulia Rica Anasin (8B), dan Rahma Nuraini (8E).

Kepala Madrasah, Siti Simyanah menyampaikan bahwa siswa-siswi yang memiliki bakat perlu diberi ruang untuk menunjukkan potensi yang mereka miliki. Selain sebagai pengalaman untuk mereka, kegiatan semacam ini juga dapat mengasah dan membentuk mental mereka. Jadi, jika ada kegiatan yang memungkinkan untuk menunjukkan potensi peserta didik, mereka pasti dilibatkan.

“Pemilihan tari zapin sapu lidi sebagai materi ekstrakurikuler tari ini cukup sesuai dengan kondisi madrasah yang sedang menggalakkan program Adiwiyata. Waktunya juga bertepatan dengan penilaian, sehingga sangat pas jika ditampilkan.” Imbuh Siti Simyanah.

Hal tersebut juga didukung dengan keterangan Arum Setyawati, selaku pengampu ekstrakurikuler tari bahwa tari ini merupakan representasi dari fungsi sapu lidi. Selain itu, gerakan-gerakan pada tari ini didasari dari gerakan-gerakan menyapu halaman. st

You Might Also Like

Dosen SV Undip Jembatani Kolaborasi  dan Kemitraan Bersama Rheinisch-Westfälische Technische Hochschule Aachen Jerman
Dies Natalis Ke-37 USM, Ikatan Ibu-Ibu USM Gelar Talkshow
Dosen Punya Peran Cerdaskan Kehidupan Bangsa
Peringati Hari Antinarkoba Internasional, UKM Pilus USM Gelar Webinar
Departemen Teknologi Industri SV Undip Gelar Summer Course 2024 Yang Diikuti Sejumlah Negara
TAGGED:MTs NU 07 Patebon KendalSambangi MTs NU 07 PatebonTari ZapinTim Penilai CSAK Kabupaten Kendal
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?