By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Staf Khusus Menag: ASN Harus Punya Cara Pandang dan Praktik Beragama Moderat
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Staf Khusus Menag: ASN Harus Punya Cara Pandang dan Praktik Beragama Moderat

Jatengdaily.com
Published: 25 Oktober 2022 14:15
Share
Staf Khusus Menteri Agama Bidang IT, Media dan Komunikasi Publik Wibowo Prasetyo seminar moderasi beragama di MTsN 1 Banjarnegara, Selasa (25/10/2022). Foto:dok
SHARE

BANJARNEGARA (Jatengdaily.com) – Staf Khusus Menteri Agama Bidang IT, Media dan Komunikasi Publik Wibowo Prasetyo mengatakan penguatan moderasi beragama bagi ASN penting dilakukan untuk membendung penetrasi ideologi yang dapat menganggu kebhinekaan Indonesia

“Saya mengingatkan, pembinaan moderasi beragama merupakan turunan dan sesuai Permen Nomor 93 Tahun 2022 tentang Pedoman Penyelenggaraan Penguatan Moderasi Beragama bagi PNS Kemenag,” kata Wibowo, di depan kurang lebih 800 peserta seminar moderasi beragama di MTsN 1 Banjarnegara, Jateng, Selasa (25/10/2022).

“Jadi harapannya adalah seluruh ASN di lingkungan Kemenag ini punya cara pandang, sikap, praktik beragama yang moderat dan mentaati konstitusi bangsa Indonesia yang sudah disepakati bersama,” sambungnya.

Wibowo melanjutkan, sebagai abdi negara seorang ASN dituntut untuk aktif dalam mengkampanyekan nilai-nilai moderasi beragama di unit kerja masing-masing

“Ini penting ya, PNS harus proaktif terlibat dalam upaya mengajarkan pentingnya toleransi dan kerukunan umat beragama terutama di unit kerja masing-masing,” katanya.

Wibowo mengatakan, saat ini seluruh stakeholders Kementerian Agama juga perlu mewaspadai penyebaran ajaran-ajaran radikalisme dan intoleransi di media sosial.

“Perlu juga kiranya kita semua mewaspadai penyebaran paham radikalisme dan ektrimisme di media sosial agar tidak meracuni murid, teman dan keluarga kita,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah, H. Musta’in Ahmad, menerangkan bahwa Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah akan selalu mendukung program pusat dalam penguatan moderasi beragama.

“Ini program bagus, kita akan selaku dorong agar kehidupan beragama saling menghormati dan menghargai satu sama lain,” ujarnya.st

You Might Also Like

Polri Sebut Kendaraan Keluar Jakarta Mencapai Ratusan Ribu
Tak Perlu Resah, Human Metapneumovirus (HMPV) Tak Sama dengan Covid, Ini Penjelasannya
Megawati Kunjungan ke Semarang, Ganjar dan Istri Jemput di Lanumad Ahmad Yani
Mbak Ita Berharap Ramadan Memberi Berkah bagi Semua Warga Kota Semarang
Minta Segera Akhiri Konflik, Aktivis PWI di Joglosemar Sampaikan Seruan Moral 
TAGGED:ASN di lingkungan KemenagASN Harus Punya CaraPandang dan Praktik Beragama Moderat
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?