By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Tingkatkan RTH, Ita Resmikan Groundbreaking Pembangunan Taman Nol Kilometer
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Tingkatkan RTH, Ita Resmikan Groundbreaking Pembangunan Taman Nol Kilometer

Jatengdaily.com
Published: 1 November 2022 19:09
Share
Mbak Ita meresmikan groundbreaking pembangunan taman nol kilometer di Jalan Pemuda No. 2 Kelurahan Kauman, Kecamatan Semarang Selatan, Selasa (1/11) . Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Pemerintah Kota Semarang kembali mewujudkan komitmennya untuk menciptakan kota yang ramah lingkungan dengan menambah Ruang Terbuka Hijau (RTH). Kali ini Pemerintah Kota Semarang menggandeng PT. Wismilak Inti Makmur / PT. Gelora Djaja yang menyalurkan program CSR-nya berupa pembangunan taman yang berlokasi di titik 0 Kilometer Semarang, tepatnya di Jalan Pemuda No. 2 Kelurahan Kauman, Kecamatan Semarang Selatan. Tahap groundbreaking sendiri telah dilakukan Selasa (1/11) dan dihadiri jajaran Pemerintah Kota Semarang, Forkopimda serta Manajemen PT. Gelora Djaja.

”Ini adalah suatu kolaborasi bergerak bersama yang tentu ini sangat memberikan keringanan (biaya) bagi kita semua. Terima kasih PT. Gelora Djaja yang luar biasa. Ini akan menjadi pertautan antara Kota Semarang Lama dengan Kota Semarang yang modern sehingga bisa menjadi spot destinasi wisata. Ini juga menjadi ruang terbuka hijau yang memecah keramaian karena kita lihat Simpang Lima sudah mulai padat,” tutur Plt. Wali kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu.

Mbak Ita, begitu sosok perempuan tersebut biasa disapa, menekankan agar area taman tersebut selalu diawasi karena biasanya jika ada taman yang baru, di sekitarnya akan muncul PKL. Dirinya pun menghimbau agar nantinya setelah taman selesai dibangun, akan dilakukan penataan sehingga area tersebut tetap tertib, kondusif dan menarik minat pengunjung.

“Ada yang bilang kita mbangun iso tapi ngrumati rak iso (membangun bisa tapi merawat tidak bisa). Ini harus dihitung (alokasi dananya). Seperti taman-taman sebelumnya itu bagus tapi begitu covid-19 megap-megap karena angkanya direfocusing. Makanya saya mohon ini harus mulai dianggarkan. Dari PT Gelora Djaja siap memelihara selama 5 tahun ke depan, Alhamdulillah. Tapi tidak harus menunggu pihak ketiga memberi CSR, jika ada taman yang kurang-kurang bisa segera dikomunikasikan pada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Semarang (untuk ditindaklanjuti),” terang Ita.

Baca Juga: Antisipasi Banjir, Ita Pimpin Kerja Bhakti Massal se-Kota Semarang

Pengembangan Kawasan Kota Lama sebagai destinasi wisata unggulan terus dilakukan oleh Pemerintah Kota Semarang. Ita menjelaskan saat ini tengah dilakukan revitalisasi di Kampung Melayu dan perencanaan pembangunan di Kampung Pecinan. Pihaknya juga akan bekerja sama dengan Kementerian PUPR dan BUMN untuk penataan dan pengelolaan Kota Lama Semarang lebih lanjut.

“Kita akan bekerjasama bagaimana memanfaatkan bangunan-bangunan yang tidak terpakai agar bisa dikelola menjadi living heritage, agar bisa dimanfaatkan oleh multiplayer perekonomian. Yang kita harapkan pastinya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Ita.

Sementara itu, Doni Arya selaku perwakilan dari Wismilak berharap penataan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dengan luas lahan sebesar 1.290 meter persegi yang terletak di Titik Nol KM dapat dinikmati tidak hanya oleh masyarakat Semarang, tetapi juga di luar Semarang. Sejalan dengan visi-misi Pemerintah Kota Semarang, PT Wismilak Inti Makmur / PT. Gelora Djaja juga menaruh perhatian yang besar dalam menjaga eksistensi alam demi masa depan.

“Wismilak sangat mendukung pembangunan berkelanjutan Ruang Terbuka Hijau (RTH) sebagai wujud kelestarian lingkungan alam dan sosial di Semarang. Tidak hanya berfungsi untuk penghijauan kota, RTH ini juga dapat berfungsi sebagai fasilitas sosial masyarakat,” ujar Doni Arya. st

You Might Also Like

Penasaran Cara ‘Nguwongke’ ODGJ di YouTube, Ganjar Melihat Langsung Adi Sinau Hurip
Ribuan Kepala Desa Tuntut Masa Jabatan 9 Tahun, Anggota DPR Buka Kemungkinan Revisi UU Desa
Ini 10 PTS Terbaik di Indonesia Versi SJR 2023
Komisi II DPR RI Bahas Rancangan PKPU Berdasarkan Putusan MK dalam RDP Senin Mendatang
Pemudik via Pesawat 8-9 Juta Orang, Puncak Kepadatan 30 April
TAGGED:Groundbreaking pembangunan taman nol kilometerMbak ItaPlt Walikota SemaranbgTaman Nol Kilometer
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?