Loading ...

Tim Pengabdian Masyarakat Unissula Lakukan Pendampingan UKM Kuliner di Banjardowo

Tim Pengabdian Unissula

Tim Pengabdian Masyarakat Unissula berfoto bersama pelaku UKM kuliner di Kelurahan Banjardowo Kota Semarang. Foto: dok

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Tim Pengabdian Masyarakat Unissula melakukan pendampingan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) bidang kuliner di Kelurahan Banjardowo, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, Sabtu (10/12/2022).

Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Unissula Semarang, Dr Andi Aina Ilmih SH MH mengatakan, ada sebanyak 10 pelaku UKM yang mengikuti pendampingan dalam perjanjian kemitraan dan pengembangan usaha berbasis digital tersebut.

”Hari ini kelanjutan dari pelaksanaan program insentif pengabdian masyarakat yang terintegrasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) berbasis kinerja Indikator Kinerja Utama (IKU) pada hari sebelumnya. Sebelumnya, ada sebanyak 40 pelaku UKM mendapatkan sosialisasi pentingnya pendaftaran permohonan ijin usaha dan produk kekayaan intelektual berbasis digital dalam rangka perlindungan hukum dan pengembangan usaha bagi UMKM di wilayah Banjardowo,” jelasnya.

Menurutnya, untuk pendampingan tersebut mencakup mulai dari desain logo atau branding, cipta produk dan merek, desain kemasan produk, dan digital marketing.

”Kegiatan ini untuk menjadikan pelaku UKM bisa mandiri, sehingga tidak ada lagi problem dalam digital marketing secara online. Tujuannya bisa bersaing di pangsa pasar yang bisa diunggulkan.  Sedangkan produk yang awalnya hanya dalam skala lokal diharapkan dikenal di tingkat nasional bahkan internasional. Ini tahun keenam, kami melakukan pendampingan di kelurahan Banjardowo,” jelasnya.

Adapun tim pengabdian masyarakat beranggotakan Dr Tri Wikaningrum SE MSi dan Prof Dr Anis Masdurohatun SH MHum. Turut dalam kegiatan pendampingan ini, tim pengabdian masyarakat dari Program Doktor Ilmu Hukum (PDIH), Fakultas Hukum Unissula Prof Dr Sri Endah Wahyuningsih SH MHum dan timnya. Hadir juga Ketua Tim Penggerak PKK Kelurahan Banjardowo Rosa Suhartono dan Ketua UMKM Banjardowo Komunitas Gerai Kopi Mi Rahmanto.

Sedangkan dalam kegiatan pendampingan tersebut hadir dosen dari IAIN Kudus, Danang Kurniawan SE MM sebagai nara sumber.

Menurut Danang, yang perlu diketahui oleh para pelaku UKM adalah dimana unsur pengembangan usaha harus dibarengi dengan keinginan untuk  memperbesar provit atau keuntungan dari usahanya. Juga memahami teknik menciptakan produk mulai dari jumlah produksi dan cara pengembangan serta membuat anggaran untuk mengetahui besarnya pengeluaran juga pemasukan.

”Selain itu juga perlunya pengembangan usaha untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen, menambah omset, mendayagunakan sumber produksi, memenangkan persaingan dengan produk yang sudah ada, mendayagunakan bahan-bahan yang masih tersisa, dan mencegah konsumen merasa bosan,” papar Danang.

Adapun UKM yang ada di Kelurahan Banjardowo diantaranya adalah jamur, sirup mangga, sirup jahe, kue kering egg roll, katering, bebek goreng dan lainnya. she