By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Hendi Emoh ‘Disubyo’ saat Blusukan ke Warga
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Hendi Emoh ‘Disubyo’ saat Blusukan ke Warga

Last updated: 8 Agustus 2019 14:25 14:25
Jatengdaily.com
Published: 8 Agustus 2019 14:24
Share
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi meminta agar warga tidak perlu menyiapkan lingkungannya dengan ‘subyo’ sebaik mungkin jika akan didatanginya. Pasalnya Hendi, sapaan akrab Wali Kota Semarang tersebut mengatakan, salah satu tujuan kedatangannya adalah untuk melihat kondisi lingkungan yang sebenarnya.

Alih – alih ingin menunjukkan wilayah yang bersih dan tertata, dia justru mendorong warga untuk menunjukkan padanya hal – hal yang kurang di wilayahnya. Hal itu seperti yang disinggung Hendi saat berdialog dengan warga Kelurahan Tawangmas beberapa waktu lalu.

Wali Kota Semarang yang juga politisi PDI Perjuangan tersebut menceritakan bahwa, dirinya sempat senang dengan kondisi wilayah setempat, setibanya di Kelurahan Tawangmas.

Namun, dirinya lantas berbelok arah keluar dari jalur yang disiapkan untuk kedatangannya. Dan yang terjadi sesuai prediksinya, Hendi mendapati kondisi wilayah yang berbeda dari kondisi di sekitar jalur kedatangannya menuju lokasi dialog dengan warga.

“Waktu lewat pertama, saya senang karena wilayahnya bersih, salurannya lancar, tanamannya ijo royo-royo, cocok sama keinginan saya. Lalu saya belok, diminta lurus, saya maksa belok, masak nggak boleh, lo baru ketemu kondisinya yang nggak karuan. Oh ternyata karena saya mau datang jadi disiap-siapkan,” cerita Hendi yang disambut tawa warga.

Dikatakannya, lingkungan baik itu bukan untuk pak Hendi, kalau memang kurang baik ya ayo dibenahi bapak ibu, tidak perlu dipersiapkan.

Di sisi lain dalam kesempatan tersebut, Hendi menjelaskan, jika salah satu permasalahan yang menjadi fokusnya di wilayah Tawangmas adalah terkait adanya air menggenang jika tiba hujan.

Untuk itulah, dirinya menyambangi wilayah Tawangmas dan berdialog dengan warga, guna melakukan identifikasi masalah.

“Hari ini sub drainase Madukoro – Karangayu – BKB (Banjir Kanal Barat) kita kerjakan penambahan kapasitas pompanya dari 2.000 liter/detik jadi 10.000/detik dengan anggaran Rp 36 miliar, tapi masih ada genangan karena saluran di kampung tersumbat. Jadi hari ini sebenarnya saya mau cek,” jelas Hendi.

Hendi pun menekankan jika konsep pembangunan Bergerak Bersama yang saat ini diusung oleh dirinya, hanya dapat berjalan dengan keterbukaan dari semua pihak, Untuk itu dirinya mengharapkan adanya komunikasi yang baik, terbuka, dan sejajar dalam membangun Kota Semarang sekarang.

“Insya Allah bersama – sama kita bisa bangun Semarang yang lebih baik dan lebih hebat,” tutupnya yang diiringi riuh tepuk tangan warga Tawangmas yang hadir. Ugl–st

You Might Also Like

Saleen UMKM Fesyen Binaan RB Rembang Lolos dalam Kurasi Fashion Show dan Pameran Nasional
Tompi Terjun Jadi Sutradara
Mahasiswi Fikom Unissula Catatkan Prestasi Internasional 
Pemerintah Bantu Satu Unit USG Paru-paru untuk Posko Satgas Covid-19 Kabupaten Pemalang
Uji Ujian Doktor, Ekonom STIE Semarang: Penelitian Harus Bermanfaat dan Ada Tindak Lanjutnya
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?