DEMAK (Jatengdaily.com)- Pengurus Cabang IKA PMII Kabupaten Demak periode 2022-2027 resmi dilantik. Dua program kerja pun menjadi prioritas, yakni distribusi kader dan pendirian yayasan yang mewadahi sejumlah kegiatan. Di samping pengadaan kantor sekretariat permanen.
Pelantikan dipimpin Ketua Umum PB IKA PMII yang diwakili Bendahara Umum Sudarto. Prosesi pelantikan ditandai dengan penyerahan bendera pataka oleh Bendahara PB IKA PMII Sudarto kepada Ketua PC IKA PMII Demak Hasan Hamid.
Turut menyaksikan Wakil Ketua Komisi XI DPR RI H Fathan Subchi, yang juga Ketua Umum PW IKA PMII DKI Jakarta. Selain itu Ketua PW IKA PMII Jawa Tengah Prof Dr H Musahadi MAg, Sekda Demak Akhmad Sugiharto SE MT, dan Wakil Ketua DPRD Demak Zayinul Fata SE. Serta Majelis Pembina PC IKA PMII Demak H Afhan Noer MPd juga Prof Dr H Abdurrahman Kasdi Lc MSi.
Selain Hasan Hamid sebagai Ketua Umum PC IKA PMII Kabupaten Demak, dilantik sebagai Sekretaris Miftahul Ulum. Sementara Bendahara diamanahkan kepada Chadirotul Masyhuda.
Hasan Hamid menyampaikan, dua program prioritas yang meliputi pendidikan, sosial, ekonomi, dan keagamaan tersebut menjadi amanah hasil Musyawarah Cabang (Muscab) Ke-IV. Sehubungan itu akan dijalankan bersama seluruh unsur dalam kepengurusan IKA PMII Demak.
“Realisasi program akan kami jalankan dengan melibatkan semua pengurus dan anggota IKA PMII, karena program ini hakekatnya milik bersama,” katanya, Senin (23/1).
Terkait distribusi kader, akan dilakukan dengan pemetaan potensi SDM yang dimiliki IKA PMII. Di Kabupaten Demak lebih dari dua ribu alumni PMII yang telah tersebar di berbagai bidang pekerjaan, baik ASN maupun swasta.
“Tentu penekanan terpentingnya adalah bagaimana para alumni ini memberikan manfaat kepada masyarakat dan mendukung kemajuan Kabupaten Demak,” terang Hasan.
Sementara itu Wakil Sekretaris Majelis Pertimbangan PC IKA PMII Demak, Prof Abdurrahman Kasdi menuturkan, IKA-PMII memiliki SDM handal karena merupakan perkumpulan para cendikiawan yang memiliki intelektual dan ideologis yang mapan.
Di antara mereka saat ini telah terjun di berbagai tempat, ada yang konsentrasi di dunia akademisi, birokrasi, politik dan ruang-ruang profesional lainnya.
“SDM IKA PMII merupakan aset dan potensi yang sangat berharga. Mereka harus mampu memberikan nilai kemanfaatan terhadap masyarakat,” imbuh Prof Dur yang juga Rektor IAIN Kudus.
Sementara itu Prof Musahadi menekankan pentingnya membangun peningkatan kompetensi kader khususnya dalam pengusahaan bahasa asing. Selama ini mayoritas kader PMII dan alumni mempunyai kemampuan unggul dalam keilmuan sesuai disiplin keilmuan masing-masing. Namun demikian tidak sedikit yang masih terkendala dalam penguasaan bahasa asing.
“Diharapkan pula kepengurusan yang baru dilantik dapat membawa organisasi lebih bermanfaat, bermaslahat dan bermartabat,” pungkasnya. rie-she


