By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Tingkatkan Kolaborasi Pemerintah Pusat dan Daerah dalam Pencegahan Penyakit Menular
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Tingkatkan Kolaborasi Pemerintah Pusat dan Daerah dalam Pencegahan Penyakit Menular

Last updated: 23 Februari 2023 22:42 22:42
Jatengdaily.com
Published: 23 Februari 2023 10:32
Share
Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com) – Kewaspadaan para pemangku kepentingan di daerah terhadap potensi penularan sejumlah penyakit harus ditingkatkan, lewat deteksi dini, akselerasi cakupan vaksinasi dasar terhadap anak dan balita, serta pola hidup sehat.

“Kewaspadaan dan kesigapan pemerintah daerah sangat diperlukan dalam mengantisipasi potensi penularan penyakit yang menyebabkan kematian,” kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Kamis (23/2).

Pada Selasa (21/2), sebanyak tujuh warga Desa Sukahurip, Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut meninggal dunia diduga terpapar virus difteri dalam rentang 6-19 Februari 2023.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membenarkan bahwa Kabupaten Garut menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) difteri. Status KLB itu ditetapkan setelah adanya kematian warga diduga akibat terpapar difteri.

Menteri Kesehatan mengungkapkan kasus difteri di Garut, Jawa Barat itu disebabkan cakupan vaksinasi difteri tidak maksimal akibat pandemi Covid-19 pada tiga tahun terakhir.

Menurut Lestari, kasus kematian warga Garut yang diduga terpapar virus difteri itu harus diikuti dengan upaya deteksi dini di sejumlah daerah yang pemberian vaksinasi dasarnya sempat terkendala akibat pandemi Covid-19.

Rerie sapaan akrab Lestari sangat berharap segera dibangun kolaborasi yang kuat antar pemangku kepentingan di pusat dan daerah, agar mampu menekan jumlah korban penularan sejumlah penyakit.

Selain itu, menurut Rerie yang juga anggota DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu, keterlibatan lapisan masyarakat dalam pencegahan penularan penyakit juga sangat penting, lewat sosialisasi masif terkait indikasi atau gejala orang yang terjangkit penyakit menular dan langkah pencegahannya.

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu berpendapat perhatian penuh terhadap peningkatan kemampuan fasilitas-fasilitas kesehatan di daerah juga sangat dibutuhkan untuk memastikan sejumlah langkah pencegahan penularan penyakit dapat direalisasikan sesuai rencana.

Rerie mendorong agar kementerian dan lembaga di tingkat pusat dan daerah bersama-sama mewujudkan langkah-langkah pencegahan yang terpadu, agar mampu menekan potensi penularan sejumlah penyakit di tanah air. st

You Might Also Like

Pemilik ‘Wabah’ Minta Izin Buat Karakter Wayang Ganjar
Komisi E Dukung Perbaikan Bangunan Panti Sosial Raharjo
Penanganan COVID-19 Butuh Peran Semua Elemen
Lindungi Pekerja Migran, Kemnaker Siapkan 45 LTSA
Percepat Pemulihan Pandemi, DPRD Bentuk Pansus Penanggulangan Covid-19
TAGGED:Kolaborasi Pemerintah Pusat dan DaerahLestari MoerdijatPencegahan Penyakit MenularWakil Ketua MPR RI
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?