By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: BNPB: 3 Kabupaten di Jateng Tanggap Darurat Kekeringan
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

BNPB: 3 Kabupaten di Jateng Tanggap Darurat Kekeringan

Last updated: 16 Agustus 2019 15:41 15:41
Jatengdaily.com
Published: 16 Agustus 2019 15:41
Share
Waduk Kedungombo di Klego, Kemusu, Kabupaten Boyolali yang surut akibat kekeringan. Foto: yds
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com) – Bencana kekeringan melanda ribuan desa di seluruh Indonesia. Total ada 2.620 desa di 758 kecamatan yang tersebar pada 101 kabupaten/kota di 7 provinsi yang mengalami kekeringan.

Plt. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Agus Wibowo dalam keterangan resmi menyebutkan, hingga Rabu (14/8/2019)kekeringan melanda daerah seperti di Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Dari daerah yang terlanda kekeringan tersebut, menurut Agus, empat kabupaten telah menyatakan tanggap darurat. Keempat kabupaten tersebut, tiga di antaranya di wilayah Jateng, yakni Kabupaten Purworejo tanggap darurat sejak 28/5/2019 hingga 31/8/2019, Kabupaten Blora sejak 1/7/2019 hingga 15/10/2019, Kabupaten Brebes sejak 22/6/2019 hingga 15/10/2019. Sedangkan satu kabupaten lagi di Jawa Timur yakni Lumajang sejak 17/6/2019 hingga 31/10/2019.

Sedangkan Kabupaten/Kota yang berada pada status Siaga Darurat Kekeringan meliputi; Banjarnegara, Klaten, Grobogan, Pemalang, Kebumen, Boyolali dan Wonogiri di Provinsi Jawa Tengah. Kemudian Bantul di D.I Yogyakarta, lalu Magetan, Bojonegoro, Lamongan, Tuban, Nganjuk, Kota Mojokerto, Kota Pasuruan, Bangkalan, Pamekasan, Sampang, Sumenep, Bondowoso, Tulungagung dan Probolinggo di Provinsi Jawa Timur.

Ditambah daerah Bekasi di Provinsi Jawa Barat, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Sumbawa Barat, Sumbawa, Dompu dan Bima di Provinsi Nusa Tenggara Barat, dan Manggarai Barat di Nusa Tenggara Timur.

Diungkapkan Agus Wibowo, dalam upaya penanggulangan bencana kekeringan tersebut, bantuan air bersih telah disalurkan dengan total 13.323 tangki/66.219.300 liter. yds

You Might Also Like

Penembakan Istri TNI Sudah Direncanakan, Tim Gabungan Buru Pelaku
Bripka RR Tersangka Pembunuhan Brigadir J, Merupakan Anggota Polres Brebes Yang Diperbantukan ke Div Propam Polri
Unissula Laksanakan Tes Calon Mahasiswa Baru Kedokteran Umum
KH Ulil Albab Arwani: Iman Membuat Kita Bahagia Dunia Akhirat
Temuan Klaster Baru Tiap Daerah Harus Diikuti Penyelidikan Epidemiologi
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?