By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Teliti Financial Slack Dosen FE Unissula Raih Doktor
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Teliti Financial Slack Dosen FE Unissula Raih Doktor

Last updated: 23 Agustus 2019 09:46 09:46
Jatengdaily.com
Published: 23 Agustus 2019 09:46
Share
Sri Hartono dosen Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) berhasil meraih gelar doktor. Foto: dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) –Sri Hartono dosen Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) berhasil meraih gelar doktor dengan IPK 3,83 dari Program Doktor Ilmu Ekonomi Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta pada 16 Agustus 2019.

Ia berhasil mempertahankan disertasi berjudul Investasi research and development (R&D) berbasis financial slack dan corporate governance efficiency dalam ujian terbuka didepan promotor Prof Hadri Kusuma, Dr Zaenal Arifin MSi selaku Co Promotor I dan Dwi Praptono Agus Hartijo MSi PhD, selaku Co Promotor II dan lainnya.

Financial slack adalah sebuah fenomena dimana ketersediaan keuangan perusahaan melebihi kebutuhan mereka yang kemudian digunakan untuk membantu pembiayaan organisasi.

Menurutnya, financial slack berpengaruh positif signifikan terhadap investasi R&D. Hal ini menunjukkan ketersediaan financial yang melebihi kebutuhan operasional perusahaan dapat mendorong manajemen dalam melakukan kebijakan investasi R&D.

Sedangkan corporate governance yang efesien tidak dapat memoderasi secara signifikan pengaruh positif financial slack terhadap investasi R&D. Hal ini menunjukkan corporate governance efficiency di Indonesia tidak efektif menjadi mekanisme yang mampu mendorong manajemen untuk memanfaatkan ketersediaan finansial untuk melakukan investasi R&D.

Artinya investasi R&D merupakan investasi berisiko, jika didukung corporate governance yang efiesien dapat meningkatkan kepercayaan publik yang berdampak pada peningkatan nilai perusahaan. Namun corporate governance efficiency tidak dapat memoderasi pengaruh financial slack terhadap investasi R&D. she

You Might Also Like

Percepatan Pemulihan Pascabencana Banjir di Sejumlah Daerah di Jateng Terus Dilakukan
Sindikat Prostitusi Online di Sebuah Hotel di Sleman Dibongkar
PPPK Bisa Terima Kenaikan Gaji Berkala dan Kenaikan Gaji Istimewa
Berdaya Serap Tinggi, Beton Berpori SIG jadi Solusi Optimalisasi Ruang Terbuka Hijau
Grand Launching RSI Sultan Agung Banjarbaru, YBWSA akan Bangun RS di Tiap Provinsi
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?