By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Normalisasi BKT, 7.800 Bangunan Liar PKL Dibongkar
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Normalisasi BKT, 7.800 Bangunan Liar PKL Dibongkar

Last updated: 2 September 2019 19:47 19:47
Jatengdaily.com
Published: 2 September 2019 19:47
Share
Seluruh bangunan PKL Banjir Kanal Timur (BKT) di Kelurahan Rejosari Kota Semarang, diratakan oleh Satpol PP, Senin, (2/9/2019). Foto: ody
SHARE

SEMARANG (jatengdaily.com)– Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang meratakan sebanyak 97 bangunan liar pedagang kaki lima (PKL) di area Kelurahan Bugangan dan Rejosari Kota Semarang, Senin, (2/9/2019) siang.

Dari pantauan, pembongkaran bangunan petugas Satpol dibantu alat berat exavator melakukan pemerataan semua bangunanan sebagai tindak lanjut penertiban sebelumnya.

Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan, petugas melakukan pembongkaran 97 lapak yang tersisa di Kelurahan Bugangan dan Rejosari telah dilakukan pekan lalu. Saat itu, pihaknya memberikan tenggang waktu kepada para pedagang untuk memindahkan barang-barang ke tempat relokasi hingga Minggu (1/9/2019).

“Hari ini kami datang untuk menuntaskan pembongkaran PKL untuk mendukung proyek normalisasi Banjir Kanal Timur (BKT). Alhamdulillah berkat dukungan masyarakat dan media, pembongkaran BKT sepanjang 6,7 kilometer (km) telah selesai tanpa ada halangan yang berarti,” ujarnya.

Adapun pekerjaan pihaknya melakukan sosialisasi terkait pembongkaran hunian di sepanjang bantaran BKT dari Jembatan Majapahit hingga Pucang Gading.

Rencananya, normalisasi BKT untuk sektor titik Jembatan Majapahit hingga Pucang Gading akan dilakukan sekitar 2021 hingga 2022.

“BKT panjangnya sekitar 18 km. Kami sudah selesaikan 6,7 km. Masih ada 11,4 km yang harus diselesaikan. Tahun depan kami akan mulai sosialisasi,” imbuhnya.

Dia menerangkan, sudah melakukan pendataan bangunan di sepanjang bantaran BKT dari Jembatan Majapahit hingga Pucang Gading. Ada sekiar 8.500 bangunan disana. Mayoritas merupakan hunian rumah.

“Total sebanyak 7.800 lapak pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang bantaran BKT dari Jembatan Majapahit hingga Jembatan Kaligawe sudah kita tuntaskan dalam waktu beberapa tahun terakhir. Tujuannya untuk melancarkan mega proyek normalisasi BKT,” imbuhnya. Ody-she

You Might Also Like

Dukung World Superbike Mandalika, Telkom Pastikan Infrastruktur dan Layanan Prima
PDIP Sapu 42 Kursi DPRD Jateng
10 Orang Meninggal Dunia Akibat Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki
Bikin Panik, Waspadai Infodemi Covid-19 di Ruang Informasi Publik
Rel Layang Simpang Joglo Solo Diharapkan Rampung 2023
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?