By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Titiek Sumarawati Guru Besar Baru Unissula, Teliti Mahkota Dewa untuk Obat Kanker
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
NewsPendidikan

Titiek Sumarawati Guru Besar Baru Unissula, Teliti Mahkota Dewa untuk Obat Kanker

Last updated: 26 September 2023 14:47 14:47
Jatengdaily.com
Published: 26 September 2023 14:16
Share
Ketua Bidang Pendidikan YBWSA Tjuk Subhan Sulkhan,Titiek Sumarawati, Rektor Unissula Prof Dr Gunarto, dan Drs Azhar Combo. Foto: Siti KH
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Rektor Unissula Prof Dr Gunarto SH MH mengatakan, guru besar merupakan jabatan fungsional tertinggi bagi dosen yang masih mengajar di lingkungan satuan pendidikan tinggi, namun proses untuk menjadi guru besar tidaklah mudah, karena harus memenuhi persyaratan secara akademik.

”Kewajiban guru besar Unissula yang utama adalah mengimplementasikan ilmu pengetahuannya bagi kampus, nusa dan bangsa. Guru besar juga memberi kekuatan melahirkan lulusan yang berketrampilan dan memiliki skill yang baik. Saat ini Unissula memiliki 52 guru besar,” jelas Rekor Unissula, dalam acara rapat senat terbuka Unissula dengan agenda pengukuhan Profesor (Guru Besar) Dr Ir Titiek Sumarawati MKes, yang berlangsung Selasa (26/9/2023) di kampus Jalan Kaligawe Semarang.

Prof Titiek Sumarawati, merupakan profesor atau guru besar dari Fakultas Kedokteran Unissula di bidang biomedik. Kelahiran Surabaya, 22 April 1961 ini dalam pengukuhannya membacakan orasi ilmiah berjudul ‘Efek phaleria macrocarpa (tanaman mahkota dewa) terhadap atrofi apoptosis sel lendir usus dan konsentrasi phalerin pada vena portal dan sirkulasi sistemik mencit adenokarsinoma setelah pengobatan adriamycine dan cyclophosphamide.’

Dalam tulisan ilmiahnya ini, Titiek Sumarwati memaparkan, jika kanker payudara merupakan penyakit dengan kasus tertinggi di Indonesia di tahun 2020, dengan angka kasus mencapai 65.858 atau 16,6 persen dari total 396.914 kasus kanker keseluruhan. Disusul kanker serviks, pada posisi kedua, sebanyak 9,2 persen (36.633 kasus).

Di satu sisi, kanker payudara biasanya terdeteksi oleh pasien saat sudah memasuki stadium 3 atau 4, dimana biasanya posisi penyakit ini sudah mulai berat. Ada banyak pengobatan mulai dari operasi atau pembedahan, radiasi, pengobatan endokrin, imunoterapi, sampai kemoterapi sesuai dengan tingkat klinisnya yang dilakukan bagi pasien kanker payudara tersebut.

Titiek Sumarawati mengatakan, upaya untuk mengurangi efek buruk bagi pasien, bisa dilakukan dengan produk botani, seperti dengan menggunakan phaleria macrocarpa atau mahkota dewa.

Menurutnya, kombinasi ekstrak phaleria macrocarpa (mahkota dewa) dengan adriamisin (obat kemoterapi) dan obat siklofosfamid untuk pengobatan kanker mampu menginduksi apoptosis dan atrofi pada sel mukosa usus sehingga menurunkan penyerapan phalerin oleh dinding usus. Selain itu, kombinasi phaleria macrocarpa (mahkota dewa) dan ekstrak kedelai terbukti dapat menurunkan jumlah fibroblas, produksi VEGF, IL-6 dan TNF alpha.

Selain itu, Prof Titiek Sumarawati juga banyak melakukan penelitian yang telah terbit di jurnal Scopus antara lain Fraksinasi dan Identifikasi Senyawa Antioksidan pada Tanaman Kemangi (Ocimum Basilicum L). Judul lainnya Isolasi Senyawa Aktif dari Fraksi Tak Larut Etil Asetat Ekstrak Etanolik Daun Kemangi (Ocimum Basilicum L) Secara Bioassay Guided Isolation Method. Penelitian menarik lainnya yakni Efek Ekstrak Hexan Daun Kemangi terhadap Ekspresi Mrna Caspase 3 Sel T47d dan masih banyak penelitian lainnya. she

You Might Also Like

Bareskrim Polri Periksa 28 Saksi Terkait Investasi Bodong Doni Salmanan
Pemerintah Terus Tekan Biaya Haji dan Wujudkan Kampung Indonesia di Makkah
Daerah Diminta Pertahankan Tren Penurunan Kasus COVID-19
Ajeng Tjahyo Kumolo Ajak Sikapi Pesta Demokrasi Secara Adem
Teliti Verifikasi BPHTB Tidak Berkepastian, Nur Melia Raih Doktor di Untag
TAGGED:Teliti Mahkota Dewa untuk Obat KankerTitiek Sumarawati Guru Besar Baru Unissula
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?