SEMARANG (Jatengdaily.com) – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melalui Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Jawa Tengah menggelar Lomba Video Pendek dan Diskusi Film bagi siswa-siswi tingkat SMA/SMK se-Kota Surakarta, di Hotel Syariah Jalan Adi Sucipto, Kamis (19/9/2019).
Kegiatan tersebut digelar dalam rangka pencegahan Radikalisme dan Terosisme dengan tema “Satu Indonesia” bagi pelajar SMA/SMK Sederajat.
Acara itu dibuka Direktur Pencegahan BNPT Brigjen Pol Ir Hamli ME dan juga dihadiri Dinas Pendidikan Cabang Wilayah 7 Jawa Tengah Tri Silawati MSi, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Tengah, Perwakilan Binda, Korem, Ketua FKPT Jawa Tengah serta siswa-siswi SMA/SMK Kota Solo.
Direktur Pencegahan Ir Hamli ME dalam sambutannya mengatakan, derasnya arus informasi di dunia maya menjadi salah satu potensi penyebaran paham radikal terorisme. Untuk itu perlu adanya edukasi kepada masyarakat utamanya kaum muda agar tidak tergiring dalam paham radikal terorisme.
“Diskusi film ini bertujuan untuk membangun edukasi perdamaian di media sosial, guna menghalau paham radikal terorisme yang cenderung bernuansa kebencian, hingga menimbulkan korban jiwa dan kerugian materi,” ujar Hamli
Dalam kesempatan yang sama Ketua FKPT Jawa Tengah Dr Drs Budiyanto mengucapkan rasa syukur karena pelajar SMA/SMK sederajat di Jawa Tengah sangat antusias mengikuti lomba tersebut, karena terbukti terkumpul 60 lebih video karya siswa yang mengirimkan karyanya ke panitia.
Lomba tahun ini mengangkat tema “Dengan satu Indonesia Kita Wujudkan Pemuda yang Santun, Cerdas, Inspiratif dan Berprestasi”. Tema tersebut membawa pesan bahwa kecerdasan tanpa mengurangi kreativitas untuk berprestasi bagi pemuda Indonesia khususnya.
“Sangat penting bagi kami dari BNPT ataupun FKPT sebagai mitra strategis untuk bisa mensosialisasikan keinginan anak muda untuk berbuat lebih untuk dirinya, keluarga, agama dan Indonesia,” katanya.
Budiyanto menyampaikan, seiring perubahan zaman dan dengan generasinya yang datang silih berganti, pemuda diharapkan tangguh berdialetika dan merespon dinamika kehidupan bangsa di tengah kemajuan dunia yang demikian cepat.
Pada akhir acara dilakukan pengumuman lomba video.Pemenang pertama dari MA Assalam Kradenan dengan Judul Bekal, Kedua SMKN 6 Surakarta judul Dana Dyaksya Nusantara dan SMKN 1 Bukateja dengan judul Cinta Beda Suku. Para pemenang lomba akan diikut setakan lomba video tingkat Nasional. st


