By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Mbak Ita ‘Kesengsem’ Coockies Lele, Produk Penanganan Stunting Warga Tanjung Mas Semarang
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Mbak Ita ‘Kesengsem’ Coockies Lele, Produk Penanganan Stunting Warga Tanjung Mas Semarang

Last updated: 6 Oktober 2023 06:05 06:05
Jatengdaily.com
Published: 6 Oktober 2023 06:05
Share
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mencoba coockies lele saat Launching Program Siap Mandiri Pangan Libatkan Masyarakat (Simpang Lima) di RT 7 RW 9, Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara, Kamis (5/10/2023).Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Para anggota dan pengurus Kelompok Wanita Tani (KWT) Tunas Bahagia dari Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang tak menyangka jika produk UMKM untuk penanganan stunting yang diproduksi mereka bakal menyita perhatian Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu.

Bahkan saking tertariknya dengan produk yang dihasilkan warga Kelurahan Tanjung Mas tersebut, Mbak Ita, sapaan akrab Hevearita Gunaryanti Rahayu berencana menjadikan oleh-oleh yang akan diserahkan kepada Presiden RI Kelima, Megawati Soekarnoputri.

Produk yang membuat Mbak Ita yakin menyerahkan ke Megawati Soekarnoputri adalah coockies yang terbuat dari bahan dasar ikan lele. Makanan dengan bahan dasar daging ikan lele ini dibuat dengan cara disangrai, lalu dimasak seperti coockies pada umumnya. Takarannya yakni satu ekor lele yang difillet, tepung rendah protein, gula, susu, dan serbuk cokelat.

Tujuan dibuatnya coockies dengan bahan dasar ikan lele diharapkan agar anak-anak lebih tertarik mengkonsumsi ikan dengan kadar protein yang tinggi. Hal ini pun kemudian bisa membuat angka stunting di Kota Semarang menurun.

Winarti, salah satu anggota KWT Tunas Bahagia mengatakan, coockies dengan bahan lele seberat seperempat gram dibandrol dengan harga Rp 10 ribu. Coockies ini sangat cocok untuk dijadikan camilan khususnya untuk anak-anak. Hal ini bisa menyiasati bagi anak-anak yang tidak suka mengkonsumsi ikan secara utuh.

Lele dengan protein yang tinggi ini kemudian diolah menjadi makanan ringan dengan tampilan yang menarik. “Ini tidak ada bahan pengawet sama sekali, kita awalnya dapat bantuan pelatihan, kemudian kita kembangkan. Dan sekarang gak nyangka mau dikirim Bu Ita ke Bu Mega,” ujarnya saat Launching Program Siap Mandiri Pangan Libatkan Masyarakat (Simpang Lima) di RT 7 RW 9, Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara, Kamis (5/10/2023).

Sementara itu, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengaku ‘kesengsem’ (sangat terkesan) dengan produk cookies lele dan abon ikan yang dibuat warga.

Menurutnya, olahan cookies dari ikan lele bisa dengan mudah dikonsumsi anak-anak, utamanya untuk anak-anak stunting. “Saat sudah diolah cookies ini bisa langsung dikonsumsi anak-anak stunting untuk menambah nilai gizi,” kata Mbak Ita.

Tak hanya lele, lanjut Mbak Ita, ikan-ikan laut bahkan udang juga bisa diolah menjadi kudapan seperti cookies, abon, dan sebagainya.

“Jika perlu, Semarang Utara sebagai wilayah pesisir, pasti banyak hasil laut yang bisa dikembangkan. Sehingga nantinya akan kita lakukan pengembangan dengan kerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN),” imbuhnya.

Termasuk membuat gerai untuk memasarkan produk olahan laut hingga ke luar kota. “Cookies lele ini juga akan kita bawa ke Festival Pendamping Beras hari Minggu besok untuk diperkenalkan pada masyarakat luas,” katanya. St

You Might Also Like

Anggaran Rp 1 Miliar Percepatan Pembangunan 2021
Stakeholder di Jateng Solid Kawal Pilkada Serentak 2024
Beasiswa Mahasiswa Indonesia di Universitas Al Azhar Kairo akan Ditambah Kuotanya
PTKIS Didorong Untuk Siap Bersaing dengan PT Lain
Konsep Pendidikan Edutainment Bantu Tumbuh Kembang Anak Balita
TAGGED:Coockies LeleMbak ItaProduk Penanganan Stuntingwali kota semarangWarga Tanjung Mas Semarang
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?