By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Protes ke DPR dan Pemerintah Ribuan Mahasiswa Semarang Demo, Minta Ditemui Gubernur & DPRD
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Protes ke DPR dan Pemerintah Ribuan Mahasiswa Semarang Demo, Minta Ditemui Gubernur & DPRD

Last updated: 24 September 2019 13:59 13:59
Jatengdaily.com
Published: 24 September 2019 13:55
Share
Ribuan mahasiswa PTN dan PTS Semarang dalam aksinya menuju Kantor Gubernuran Jateng. Foto: Adry
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)– Ribuan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Semarang Raya se-Kota Semarang, Selasa (24/9/2019) hari ini unjuk rasa di DPRD Jateng. Mereka sudah berdatangan sejak pagi, dan berkumpul di kawasan Jalan Pahlawan. Mereka mengenakan jaket almamater.

Mereka datang dari perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS). Unjuk rasa ini bentuk protes RUU bermasalah.

Gelombang penolakan pengesahan RUU KUHP dan RUU KPK ini seperti diketahui, meluas di seluruh Indonesia, tak terkecuali di Kota Semarang, Ibu Kota Jateng. Mereka mengecam kebijakan yang diambil oleh pemerintah bersama dengan DPR.

Ribuan mahasiswa PTN dan PTS Semarang dalam aksinya menuju Kantor Gubernuran Jateng. Foto: Adry

Mereke menyoroti ada tujuh RUU yang bermasalah, yakni RUU Pertanahan, RUU KUHP, RUU Ketenagakerjaan, RUU Pemasyarakatan, BPJS, SDA, UU ITE. Tuntutan lainnya dari mahasiswa yakni agar RUU Pekerja Rumahan, RUU Adat dan RUU PKS segera disahkan.

Mahasiswa membawa spanduk dan juga boneka pocong, simbul matinya hati nurani wakil rakyat.

Mahasiswa berkekinginan bertemu dengan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan DPRD Jateng. Untuk mengeluarkan hati nurani mereka. Namun, karena tidak ditemui, sebagian dari mereka, sempat merobohkan pintu gerbang, hingga roboh.

Meski begitu, Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abiyoso Seno Aji mengatakan, aksi masih berlangsung damai dan cukup kondusif. Aparat polisi dan Brimob yang berjaga pun tak melakukan cara represif dalam menghadapi mahasiswa. she

You Might Also Like

PSIS Perpanjang Kontrak Taisei Marukawa sampai Akhir Kompetisi 2025
Bantuan Irigasi SIG Tingkatkan Produktivitas Pertanian di Tuban, Setahun bisa Panen Empat Kali
KAI Daop 4 Semarang Berangkatkan 480 Ribu Penumpang Selama Bulan Agustus Tahun 2024
Seluruh Prodi FH Unissula Berhasil Terakreditasi Internasional ASIC
Jateng Dukung Penuh Swasembada Pangan
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?