SEMARANG (Jatengdaily.com)- Lantunan shalawat terus menggema dalam acara Pemuda Shalawatan bersama Gus Azmi, Veve Zulkifar di Aula 2 Kampus 3 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Jumat (4/10/2019) malam.
Dari pantauan, di lokasi, ribuan pengunjung hadir untuk bershalawat bersama-sama yang ditujukan kepada Nabi Muhammad SAW baik itu dari kalangan mahasiswa, santri maupun masyarakat umum.
Suasana semakin ramai, ketika Veve Zulkifar menyanyikan dua buah lagu shalawat dihadapan para mahasiswa yang hadir. Tidak sedikit para mahasiswa mengabadikan momen tersebut menggunakan handphone pribadinya.
Rektor UIN Walisongo Prof Imam Taufiq dalam sambutannya menyampaikan cukup terharu, bahkan hati ini sampai bergetar melihat semangat para mahasiswa bershalawat.
“Bangga melihat semangat dari keluarga besar UIN Walisongo terutama mahasiswa yang hadir. Semangatnya luar biasa menunjukkan mahasiswa cinta kepada Nabi Muhammad,” ujarnya.
Menurutnya, hal ini harus dilakukan, sebab Nabi Muhammad merupakan Rosul Allah SWT yang menjadi inspirasi dunia. Nabi yang membawa perdamaian. Beliau juga sosok cendikiawan yang membawa dunia menjadi terang benderang.
“Maka kita sebagai umatnya, wajib bersholawat,” tegas Imam Taufiq.
Apabila melihat semangat para mahasiswa. Maka yang dikhawatirkan publik atau media dunia akan kacau serta ada ancaman melalui acara seperti ini Indonesia akan tetap jaya dan aman.
“Saya berharap UIN Walisongo akan melahirkan sosok ilmuan yang membawa kontribusi positif yang tinggi buat Indonesia. Ini yang kita cita-citakan kita bersama. Kita butuh sosok inspitatif,” harapnya.
Disela-sela sambutan Rektor UIN Walisongo secara langsung juga memberikan penghargaan khusus kepada cendekiawan muda inspiratif 2019 kepada Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora RI Dr Asrorun Ni’am Sholeh.
Dalam sambutannya, Asrorun Ni’am panggilan akrabnya mengajak para mahasiswa untuk terus mencintai Nabi Muhammad SAW melalui sholawat.
“Mari disini kita mengukuhkan komitmen cinta baginda Rasulullah SAW,” ajaknya.
Ia juga mengajak para mahasiswa untuk memerangi hoax yang sering menimbulkan fitnah.
“Mau ikut rasul?, mau ikut di surga bersama rosul?, kalau kita cinta syaratnya haruz mengikuti jejak yang dicontohkan nabi. Salah satunya anti hoax,” ajaknya D
Asrorun Ni’am di hadapan para mahasiswa
Sementara kegiatan pemuda bershalawat sebagai tausiyah Dr H M Arja Imroni. Kegiatan ini juga dihadiri oleh para Wakil Rekto, para dekan dan wakil dekan serta para pimpinan yang ada di lingkungan UIN Walisongo. Ody-she.


