By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Kemeriahan di HUT TNI
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Kemeriahan di HUT TNI

Last updated: 6 Oktober 2019 09:27 09:27
Jatengdaily.com
Published: 6 Oktober 2019 09:27
Share
Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Moch Affendi melakukan pemeriksaan prajurit sebelum upacara dimulai di Lapangan Pangsar Jenderal Soedirman Ambarawa, Kabupaten Semarang, Sabtu (5/10/2010). Foto: Ody
SHARE

AMBARAWA (Jatengdaily.com)- Semarak kemeriahan Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke 74 Tahun dan HUT ke-69 Kodam IV/ Diponegoro tampak di Lapangan Pangsar Jenderal Soedirman Ambarawa, Kabupaten Semarang, Sabtu (5/10/2010).

Dari pantauan di lokasi, kemeriahan itu terlihat saat masyarakat umum yang berada disekitar lokasi mulai dari anak-anak, dewasa hingga orang tua turut hadir. Dimulai dari demonstrasi aeromodeling dari TNI AU dilanjutkan upacara parade dan defile pasukan serta tontonan atraksi flypass dan demonstrasi PBB yang dikolaborasikan dengan tari perjuangan hingga pameran alutsista.

Hadir juga Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, para pejabat jajaran TNI Jateng dan DIY, serta pejabat pemerintahan juga disaksikan ribuan masyarakat Ungaran, Salatiga dan Ambarawa (USA).

Bertindak sebagai inspektur upacara Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, membacakan amanat Panglima TNI Jenderal TNI Marsekal TNI Hadi Tjahyanto. Dalam amanat tertulis menyampaikan, sebagai alat negara, tugas TNI tidak terlepas dari perubahan lingkungan strategis yang berkembang dinamis dan semakin kompleks.

“Perkembangan dunia telah menciptakan dimensi dan metode peperangan baru”, ungkapnya.

Menurutnya dengan kemajuan teknologi yang sangat berguna bagi kehidupan manusia, juga membawa dampak disruptif di berbagai bidang.

“Hal inilah yang telah menjadikan konsep peperangan menjadi tidak lagi terbatas dalam suatu batas teritorial dan masuk ke berbagai dimensi,” tegasnya.

Dicontohkan, perang siber yang disertai perang informasi, walaupun tidak menghancurkan, namun sangat merusak bagi kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Perlu diketahui, konsep-konsep inipun mengaburkan filosofi perang konvensional dengan menggeser dimensi waktu, karena perang-perang tersebut terjadi di masa damai. Ditambah lagi potensi bencana alam yang dapat terjadi setiap saat. Ancaman militer dan nir militer beruba dan TNI harus siap menghadapinya.

Foto: ody

“Panglima memerintahkan kepada para prajurit untuk menghadapi kompleksitas ancaman tersebut, diperlukan Postur TNI ideal yang dibangun sesuai kebijakan pertahanan negara dan disusun dengan memperhatikan kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan. Pembangunan Postur TNI meliputi pembangunan kekuatan, pembinaan kemampuan dan gelar kekuatan TNI,” tegasnya.

Di akhir penyampaian Marsekal TNI Hadi Tjahyanto mengajak kepada prajurit untuk meningkatkan soliditas TNI, dan memegang teguh nilai-nilai keprajuritan serta kemanunggalan TNI dengan rakyat. Hal ini dimaksudkan agar selalu menjadi pemersatu dan perekat bangsa yang ber-Bhinneka Tunggal Ika.

“Disisi lain diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan dan profesionalitas serta kualitas sumber daya manusia dalam menghadapi berbagai macam tantangan tugas yang kian kompleks,” jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyampaikan terimakasih kepada TNI sudah menjaga rakyat dan NKRI. TNI mendukung rakyat, rakyat juga mendukung TNI sehingga manunggal menjadi kuat.

“Tentu hari ini begitu penting keberadaan TNI menjadi garis terdepan menjaga kehangatan bangsa ini. Sehingga bangsa ini selalu terjaga. Selain itu Ideologi tidak tercabik-cabik dan itulah bangsa ini masih tetap bertahan,” harapnya. Ody-she

You Might Also Like

Cegah PMK, Pemkab Rembang Vaksinasi Sapi
Mengeluh Sakit Usai Pulang dari Semarang, Warga Bumijawa Terkonfirmasi Positif COVID-19
Waspadai Leptospirosis di Musim Hujan, Ini Gejalanya
Buka Pendidikan Satpam, Kapolres Minta Siswa Tidak Lakukan Pelanggaran
Bhayangkara Solo FC Antusias Tatap Laga Perdana
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?