SEMARANG (Jatengdaily.com) – Lebih dari 300 mahasiswa peraih beasiswa di Untag Semarang mengikuti pembinaan pendidikan karakter yang digelar di gedung Grha Kebangsaan kampus Untag Semarang, pada 9 Desember 2023.
Adapun mahasiswa yang hadir mengikuti kegiatan tersebut adalah mahasiswa peraih beasiswa KIP-Kuliah, Tunas Bangsa, beasiswa prestasi, beasiswa Untag Satu, dan beasiswa khusus untuk prodi S1 – Pendidikan Kepercayaan Terhadap Tuhan YME.
Rektor Untag Semarang, Prof. Dr. Drs. Suparno, MSi sebagai narasumber menjelaskan bahwa tujuan pendidikan karakter yang paling utama adalah untuk membangun bangsa yang tangguh, berakhlak mulia, dan bertoleransi. Mahasiswa Untag khususnya peraih beasiswa harus bisa mengembangkan nilai-nilai karakter yang terdiri atas olah hati, olah pikir, olah karsa, dan olah raga, ucapnya.
Selain itu, rektor Untag menyebutkan pendidikan karakter di Untag Semarang telah berbasis pada nilai-nilai Pancasila, filosofi “holopis kuntul baris”, filosofi tri pakarti utama, filosofi tri dharma, filisofi semangat persatuan, kesatuan dan cinta kasih. Semuanya haruslah dijunjung tinggi dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, jelasnya.
Dalam keterangannya, Prof. Suparno menyampaikan bahwa Untag Semarang dari tahun ke tahun telah memberikan berbagai jenis beasiswa kuliah yang dapat diambil oleh seluruh mahasiswa maupun calon mahasiswa. Salah satu beasiswa yang membebaskan biaya kuliah hingga semester akhir adalah beasiswa Untag Satu. Beasiswa itu dikhususkan bagi calon mahasiswa baru yang telah ditinggalkan oleh kedua orang tuanya.
Selain itu, Untag Semarang juga menyediakan beasiswa KIP-Kuliah yang merupakan beasiswa dari kementerian pendidikan dan kebudayaan. Beasiswa tersebut telah membebaskan biaya kuliah hingga semester 8, serta mahasiswa tersebut berkesempatan mendapatkan uang saku setiap bulannya.
Sementara itu, Wakil Rektor bidang kemahasiswaan, Drs. Harsoyo, MSi juga turut memberikan dorongan semangat kepada mahasiswa yang hadir. Harsoyo menghimbau kepada mahasiswa peraih beasiswa untuk membiasakan selalu upgrade diri. Menurutnya, para mahasiswa tersebut merupakan mahasiswa spesial yang diharapkan menjadi ujung tombak pembangunan bangsa.
“Di kampus ini kami tidak hanya diberikan beasiswa kuliah, namun pihak kampus juga memberikan dorongan semangat dan fasilitas untuk meningkatkan softskill masing-masing. Salah satunya pembinaan karakter ini yang memberikan motivasi agar kami terus belajar dimana pun kami berada,” ujar Bela, salah satu mahasiswa Manajemen peraih beasiswa KIP-Kuliah. St


