DEMAK (Jatengdaily.com) – Sub PIN Polio 2024 giat dilaksanakan Pemkab Demak. Sejak dicanangkan Senin (15/01/2024), dipimpin langsung Bupati dr Hj Eisti’anah SE bersama jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Demak gencar melaksanakan imunisasi polio pada anak-anak di bawah 8 tahun. Baik di sekolah, TK, Paud dan Posyandu.
“Karena tumbuh kembang generasi penerus bangsa harus dibarengi penguatan sistem kekebalan tubuh, agar tercipta generasi unggul berkualitas. Maka begitu ada instruksi terkait Sub PIN Polio sejak adanya KLB di Klaten dan Pamekasan, kami bergerak cepat menindaklanjutinya,” kata Bupati Eisti’anah, saat safari Sub PIN Polio di Desa Mulyorejo, Kamis (8/01/2024).
Didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Demak dr H Ali Maimun MKes serta jajaran Firkompimcam, Bupati yang juga dokter umum itu melaksanakan monitoring ke tempat pelayanan Sub PIN Polio. Bahkan berkesempatan langsung meneteskan imunisasi polio pada sejumlah balita.
Lebih lanjut disampaikan, imunusasi polio sebenarnya merupakan imunisasi wajib pada balita untuk memberikan kekebalan terhadap lumpuh layuh. Sesuai prosedur ada rangkaian imunisasi polio yang harus dilalui balita, yakni 4 kali tetes OPV dan 2 kali suntik imunisasi jenis IPV.
“Namun imunisasi saja tidak cukup untuk kekebalan tubuh anak. Pola hidup bersih dan sehat (PHBS) juga penting diterapkan. Karena faktor kebersihan tubuh dan lingkungan turut menentukan derajat hidup masyarakat. Terlebih polio penularannya melalui feses, sehingga tidak cukup hanya imunisasi, namun perlu juga kesadaran atas kebersihan lingkungan,” terang bupati.
Maka selain giat melaksanakan Sub PIN Polio yang diagendakan pada Januari hingga Februari 2024, jajaran Dinas Kesehatan juga melakukan penelurusan. Untuk memastikan target Demak nihil polio benar-benar terwujud.
Di sisi lain Kabid P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Demak Heri Winarno SKM MKes menambahkan, target Sub PIN Polio di Kabupaten Demak sebanyak 145.910 anak. Terdiri dari bayi baru lahir hingga anak usia 7 tahun 11 bulan atau di bawah delapan tahun.
“Sejak dicanangkan pada 15 Januari lalu, sejauh ini telah terlaksana 51,8 persen. Kendala sejauh ini tidak ada, kecuali anak sedang dalam kondisi sakit. Atau ikut orang tuanya ke luarvkota, seperti kebanyakan anak-anak warga Desa Turirejo yang masuk binaan Puskesmas Demak 2,” pungkasnya. rie-St


