By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Pengenalan Literasi Digital melalui Pembelajaran Enkripsi Menggunakan Caesar Cipher
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Pengenalan Literasi Digital melalui Pembelajaran Enkripsi Menggunakan Caesar Cipher

Last updated: 19 November 2025 06:58 06:58
Jatengdaily.com
Published: 13 Maret 2024 13:47
Share
Mahasiswa KKN UPGRIS yang melakukan literasi digital melalui pengenalan enkripsi di Desa Kebonbatur, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak. Foto: dok
SHARE
Mahasiswa KKN UPGRIS yang melakukan literasi digital melalui pengenalan enkripsi di Desa Kebonbatur, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak. Foto: dok

DEMAK(Jatengdaily.com)- Melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa melakukan pengabdian kepada masyarakat di wilayah yang sudah ditentukan. Hal ini seperti yang dilakukan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) yang melaksanakan pengabdian di Desa Kebonbatur, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak.

Sebanyak 12 mahasiswa KKN kelompok 26 UPGRIS ini, melakukan  literasi digital melalui pengenalan enkripsi kepada anak-anak SD. Kegiatan pengenalan ini dilaksanakan pada Jumat (8/3/2024).

Ketua KKN UPGRIS kelompok 26, Logic Array Cardia Mukayat menerangkan, enkripsi merupakan proses teknis yang mengonversikan informasi menjadi kode rahasia, sehingga mengaburkan data yang Anda kirim, terima, atau simpan.

Pada dasarnya, sebuah algoritma digunakan untuk mengacak data, sebelum pihak penerima memulihkan kembali data yang diacak tersebut menggunakan kunci dekripsi. Pesan yang telah dipulihkan di dalam file yang tidak terenkripsi ini disebut sebagai “plaintext”, sementara dalam bentuk terenkripsi pesan itu disebut sebagai “ciphertext”.

Lebih lanjut Logic Array Cardia Mukayat menerangkan, Caesar Cipher adalah teknik enkripsi sederhana yang digunakan oleh Julius Caesar untuk mengirim pesan rahasia kepada sekutunya.Teknik ini bekerja dengan menggeser huruf-huruf dalam pesan teks biasa sejumlah posisi tertentu, yang dikenal sebagai “shift” atau “key”.

Teknik Caesar Cipher merupakan salah satu metode teknik enkripsi yang paling awal dan paling sederhana. Caesar Cipher Ini hanyalah jenis sandi substitusi, yaitu setiap huruf dari teks tertentu diganti dengan huruf dengan jumlah posisi tetap di bawah alfabet. Misalnya dengan pergeseran 1, A akan digantikan B, B menjadi C, dan seterusnya. she 

 

 

You Might Also Like

Warga Tolak Bermasker Terjaring Operasi Penyekatan PPKM Darurat
Golkar Masih Konsisten Usung Airlangga di Pilpres
Personil Evakuasi Bangkai Pesawat T-50i Golden Eagle Yang Jatuh di Blora
Lupa Pakai Masker, Pejabat Pemerintah Kena Tegur Bupati Tegal
MAJT Gelar Shalat Id, Jamaah Harus Taati Protokoler Kesehatan
TAGGED:Caesar CipherKKN UPGRIS
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?