By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Banjir Meluas di 13 Kecamatan, Bupati Tetapkan Status Demak Tanggap Darurat Bencana
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Banjir Meluas di 13 Kecamatan, Bupati Tetapkan Status Demak Tanggap Darurat Bencana

Last updated: 18 Maret 2024 23:04 23:04
Jatengdaily.com
Published: 18 Maret 2024 23:04
Share
Bupati Demak dr Hj Eisti'anah saat mendampingi Kepala BNPB Letjen TNI Suharyono yang hadir bersama Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi dan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Deddy Suryadi, di lokasi tanggul jebol Sungai Wulan. Foto:dok
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com) – Bupati Demak dr Hj Eisti’anah SE menetapkan status tanggap darurat bencana alam. Seiring semakin luasnya genangan banjir yang kini menyentuh 13 kecamatan.

Di sela mendampingi Kepala BNPB Letjen TNI Suharyono meninjau lokasi jebolnya tanggul Sungai Wulan di Dukuh Norowito Desa Ketanjung, Bupati Eisti’anah menyebutkan, penetapan status tanggap darurat dimulai tanggal 17 Maret 2024 hingga 14 hari ke depan. Status tanggap darurat bencana ditetapkan sehubungan kondisi bencana banjir yang semakin meluas. Yakni dari 14 kecamatan, 13 kecamatan telah tergenang.

“Dengan ditetapkannya status tanggap darurat bencana ini dari Kementerian PUPR bisa leluasa menggelontorkan anggaran atau bantuan berupa pengerjakan perbaikan tanggul Sungai Wulan,” kata bupati, Senin (18/03/2024).

Selanjutnya, karena lokasi banjir dan keberadaan korban yang tersebar di 13 kecamatan dengan jumlah yang mengungsi kurang lebih 25.000 jiwa, Pemkab Demak berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Jateng dan BNPB untuk penanganan. Baik dalam upaya evakuasi maupun pemenuhan kebutuhan logistik para pengungsi yang tersebar di 30an titik.

Tampak hadir mendampingi Kepala BNPB, Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Lutfi, dan Panglima Komando Daerah Militer IV Diponegoro Mayjen Deddy Suryadi. Di samping juga Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, Sekda Demak H Akhmad Sugiharto dan Pj Bupati Kudus M Hasan Chabibie.

Mengenai bencana banjir yang semakin meluas di Kabupaten Demak, Kudus dan Pati, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyono menuturkan, BNPB memperpanjang operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC). Yakni upaya pengalihan awan dan gumpalan yang mengandung air ke tempat lain sehingga berdampak pengurangan curah hujan. Sehubungan perkiraan hujan ekstrim yang masih tinggi pekan depan.

“TMC ini juga dimaksudkan untuk membantu percepatan perbaikan tanggul jebol yang ditargetkan selesai dalam lima hari. Harapannya setelah dilakukan penguatan tanggul bisa tertutup lagi dengan rapat dan tidak terjadi lagi banjir susulan,” tandasnya.  rie-St

 

 

You Might Also Like

Jelang Ramadan UMKM Binaan RW Pudak Payung Gelar Bazar
Layanan Tanpa Kontak Fisik BPJAMSOSTEK Lebih Maksimal
Kolaborasi Pemprov Jateng dan Pemkab Grobogan, Ganjar Cek Realisasi Perbaikan Jalan
Dari Fiqih Nikah Siri hingga Pinjol, MAJT dan KPID Jateng Siapkan Talkshow Ramadan Berkelas
Ribuan Atlet Pelajar Ramaikan Popda Pekalongan 2023
TAGGED:Banjir Meluasbupati demakDemak Tanggap Darurat Bencanadi 13 Kecamatan
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?