By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: DPRD Nilai Masih Banyak Warga Jateng Belum Nikmati Listrik
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

DPRD Nilai Masih Banyak Warga Jateng Belum Nikmati Listrik

Last updated: 27 Oktober 2019 18:41 18:41
Jatengdaily.com
Published: 27 Oktober 2019 18:40
Share
Arifin Mustofa, anggota Komisi D DPRD Jawa Tengah. Foto: dok humas DPRD Jateng
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Anggota Komisi D DPRD Jawa Tengah Arifin Mustofa menerangkan sampai saat ini masih banyak masyarakat di Jawa Tengah yang belum bisa menikmati aliran listrik. Baik itu yang belum sama sekali teraliri listrik dan yang sudah, tetapi belum bisa mengalirkan listrik ke rumahnya secara mandiri.

Hal ini belum senada dengan target Kementerian ESDM terkait elektrivikasi yang ditargetkan mencapai 99% sampai akhir tahun. “Saya ambil contoh di daerah Banyumas saja berdasar data yang saya peroleh di awal bulan ini masih ada 7.000 rumah tangga yang belum teraliri listrik”, ungkapnya dalam keterangan tertulis Minggu (27/10/2019).

Ketua Fraksi PKS DPRD Jateng tersebut menambahkan berbeda di wilayah tetangga daerah asalnya yaitu Kabupaten Magelang, yang masih terdapat 1.901 Kepala Keluarga (KK) yang sudah dapat menikmati listrik tetapi belum bisa mengalirkan listrik ke rumahnya secara mandiri atau masih menumpang dengan rumah lain.

“Pada umumnya yang sering saya temui hal tersebut terjadi karena kurang mampunya masyarakat dalam segi biaya untuk mengalirkan listrik secara mandiri ke rumahnya”, ujarnya

Anggota Komisi D ini menambahkan bahwa dirinya sangat mengapresiasi program dari PLN yaitu One Man One Hope, yang merupakan layanan pemasangan listrik gratis, progam sukarela dari PLN untuk memberikan penyambungan listrik kepada warga kurang mampu.

“Bulan ini ada 2 warga Kendal yang mendapat program tersebut. Semoga dengan adanya program tersebut bisa mengurangi jumlah rumah yang belum teraliri listrik. Harapannya bisa tepat sasaran diperuntukkan warga yang kurang mampu. Perlu bekerja sama dengan Pemerintah Desa setempat”, tambahnya

Arifin menambahkan, jika permasalahannya ada pada masih kurangnya ketersediaan listrik untuk Jawa Tengah dengan adanya Perda No. 13 tahun 2019 harapannya dapat memudahkan investor untuk berinvestasi di sektor Jasa Penyediaan atau Penunjang Tenaga Listrik yang perizinannya sekarang cukup sampai Pemerintah Provinsi.

“Kita coba evaluasi keberjalanan Perda yang baru bulan lalu disahkan ini kedepannya. Harapan saya dengan adanya Perda ini mampu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dibidang ketenagalistrikan khususnya di Jawa Tengah”, pungkasnya. yds

You Might Also Like

Delegasi Prodi Paparkan Implementasi dan Capaian Program FIND4S Indonesia
Untag Gandeng Stikes BTH Tasikmalaya, Gelar Seminar Nasional Secara Online
Puan: Budiman Sudjatmiko Sudah Dipecat dari PDIP
Komisioner BPKN RI Ferry Firmawan Apresiasi Kesiapan Pertamina Patra Niaga Jaga Pasokan BBM dan LPG saat Mudik Lebaran 2026
Kebakaran di RSUP Dr Kariadi Semarang, 31 Pasien Dievakuasi
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?