By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Kunjungi Petani Terdampak Banjir, Menteri Pertanian Beri Bantuan
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Kunjungi Petani Terdampak Banjir, Menteri Pertanian Beri Bantuan

Last updated: 22 Maret 2024 06:44 06:44
Jatengdaily.com
Published: 22 Maret 2024 07:15
Share
Sekda Jawa Tengah, Sumarno mendampingi Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman, meninjau sawah terdampak banjir di Desa Bringin, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan. Foto: Prov. Jateng
SHARE

GROBOGAN (Jatengdaily.com)– Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno mendampingi Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman, meninjau sawah terdampak banjir di Desa Bringin, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Kamis (21/3/2024).

Dalam kesempatan itu, Sumarno juga menerima anggaran dari Kementerian Pertanian sebesar Rp175 miliar, yang akan digunakan untuk bantuan bagi para petani terdampak banjir di Jawa Tengah.

“Nanti Dinas Pertanian yang akan mendistribusikan kepada para petani. Pembagiannya juga bersama Forkopimda,” kata Sumarno dilansir dari laman humas Prov. Jateng.

Ditambahkan, bantuan tersebut terdiri atas benih padi untuk lahan seluas 126,7 hektare senilai Rp43,1 miliar, dan benih jagung untuk lahan seluas 146,5 hektare senilai Rp131,9 miliar.

Adapun untuk petani terdampak banjir di Grobogan, bantuan benih padi dan jagung yang diterima senilai Rp42,22 miliar.

Memasuki pertengahan Maret 2024, ujarnya, beberapa daerah di Jateng mengalami bencana banjir. Banjir tersebut melanda sejumlah daerah, seperti Grobogan, Demak, Kudus, Pati, Kendal, Kota Semarang, Pekalongan, dan Jepara. Banjir tidak hanya menggenangi permukiman warga, tetapi juga melanda lahan pertanian.

Sementara itu, Mentan Pertanian Andi Amran Sulaiman, mengapresiasi upaya pemerintah meningkatkan produktivitas padi. Terlebih, Grobogan merupakan salah satu lumbung padi nasional.

“Kami sudah menyiapkan pompa untuk petani-petani, termasuk untuk Jateng. Karena ada sekitar 300 ribu hektare lahan pertanian tadah hujan, sehingga ke depan Jateng produksinya meningkat,” jelasnya.

Menurut Mentan, pompa untuk menyedot air itu penting, terutama untuk sawah tadah hujan. Sehingga, yang sebelumnya setahun tanam satu kali, menjadi dua kali. Pun yang sebelumnya dua kali menjadi tiga kali. she

You Might Also Like

Dirut PLN Darmawan Prasodjo Kembali Dinobatkan Jadi CEO Of The Year
Konsumsi LPG 3 Kg di Kota Semarang Melonjak, Pertamina Patra Niaga Tambahkan 128.000 Tabung
WNI Ditemukan Meninggal di Tangki Limbah Malaysia, Diduga Dibunuh Pasutri
Siapkan Generasi Emas, Pemkot Semarang Bersinergi dengan Masyarakat dan Akademisi Tangani Stunting
Polder Semarang Tawang Hadirkan Ruang Publik Sehat Jogging Track
TAGGED:Andi Amran Sulaimansawah banjirSekda sumarno
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?