By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Jateng Tingkatkan Pengawasan Ramp Check Angkutan Mudik Lebaran
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Jateng Tingkatkan Pengawasan Ramp Check Angkutan Mudik Lebaran

Jatengdaily.com
Published: 1 April 2024 13:00
Share
Ilustrasi. Pemeriksaan bus. Foto: kemenhub
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)– Pengawasan kegiatan ramp check pada kendaraan yang akan digunakan sebagai angkutan Lebaran, akan ditingkatkan. Sehingga, kendaraan yang beroperasi benar-benar laik jalan.

“Kita dari Pemprov mengawasi. Jadi semua yang berkaitan dengan kendaraan umum kan harus ramp check,” ujar Sekertaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, saat rapat koordinasi persiapan angkutan Lebaran 2024 Provinsi Jateng, di Mapolda Jateng, Minggu (31/4/2024).

Dikatakan, ramp check merupakan bagian dari syarat utama kendaraan yang diperbantukan untuk angkutan mudik, untuk memastikan kelaikan jalan.

“Selalu dicek bersama pemkot dan pemkab. Karena mereka pasti punya datanya, itu harus dicek semua,” kata dia.

Selain ramp check, kata dia, tidak kalah penting adalah persyaratan kesehatan sopir. Karena kesehatan sopir adalah persyaratan utama, untuk menjadi pengendara angkutan mudik lebaran.

Sementara itu, Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi menyatakan, Jateng memiliki banyak tempat wisata yang menarik, seperti dataran tinggi Dieng, Tawangmangu, Candi Borobudur, dan sebagainya. Semua yang mudik, dipastikan ingin berwisata, sehingga kendaraan harus dipastikan laik digunakan.

“Bus wisata itu high risk (risiko tinggi), karena banyak bus wisata yang sudah tua. Saya mengharapkan semua Kapolres dan Kapresta melakukan ramp check, dan merekomendasi sopir,” pintanya dilansir humas Prov. Jateng.

Budi Karya menegaskan, bus wisata yang kedapatan belum melakukan ramp check, harus putar balik. Kebijakan itu dilakukan mengingat tahun-tahun sebelumnya, banyak kejadian kecelakaan bus di tempat wisata.

Di sisi lain, Menhub mengimbau pemudik melakukan perjalanan pulang kampung pada H-10 sampai H-5 Lebaran. Sebab, pada H-4 sudah masuk puncak arus mudik, sehingga jika banyak warga memilih mudik pada H-4, maka akan terjadi kepadatan arus mudik. she

You Might Also Like

Pemerintah Gencarkan Vaksinasi PMK Hewan Ternak, 10 Ribu Vaksin Mulai Didistribusikan Termasuk ke Jateng
Taman Kehati AQUA Klaten Jadi Sarana Edukasi Pelestarian Flora dan Fauna bagi Pelajar dan Mahasiswa
Gubernur Ahmad Luthfi Minta Tokoh Agama Aktif Ingatkan Kepala Daerah, Demi Jaga Kerukunan di Jawa Tengah
Jelang Ramadan, Ziarah Makam Sunan Kalijaga Dibanjiri Peziarah dari Berbagai Daerah
Dimeriahkan dengan Senam, Denty Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan
TAGGED:Angkutan Mudik LebaranPengawasan Ramp Check
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?