By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Laga Home PSIS Lawan PSS di Maguwoharjo
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Laga Home PSIS Lawan PSS di Maguwoharjo

Last updated: 31 Oktober 2019 18:42 18:42
Jatengdaily.com
Published: 31 Oktober 2019 18:42
Share
Danur Rispriyanto, Ketua Panpel PSIS ( kanan). Foto: zia
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Panpel PSIS Semarang akhirnya bisa menggelar pertandingan PSIS lawan PSS Sleman pada lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Maguwoharjo Sleman Sabtu (2/11/2019).

Laga yang bertitel home bagi PSIS tersebut terpaksa digelar di kandang PSS Sleman. Semula panpel mengajukkan laga bisa diputar di Stadion Moch Soebroto Magelang. Namun izin dari kepolisian Magelang tidak didapatkan, karena alasan keamanan.

” Alhamdullilah kami bersyukur. Melalui proses yang rumit, akhirnya berhasil mendapatkan tempat pertandingan di Stadion Maguwoharjo Sleman. Kita dimana mana ditolak, Stadion di Jepara ditolak, Pekalongan tidak boleh, di Sidoarjo kejauhan,” kata Ketua Panpel PSIS Danur Rispriyanto.

Danur menjelaskan pihaknya sempat khawatir tidak mendapatkan izin laga di Sleman. Hal ini karena menjelang akhir kompetisi, beberapa laga yang digelar berakhir dengan kericuhan dan menjadikan suasana tidak kondusif.

“Pihak keamanan jelas sangat khawatir. Apalagi jelang akhir kompetisi di beberapa daerah terjadi hal hal yang tidak diinginkan, misalnya contoh pertandingan kemarin Persebaya lawan PSS Sleman di Surabaya yang akhirnya ricuh. Tapi akhirnya kita dapat izin dari kepolisian dan kami terimakasih kepada kepolisian, panpel Sleman, suporter BCS, suporter Slemania, suporter Panser Biru, dan Snex,” pungkas Danur. zia-yds

You Might Also Like

RUPST Tahun Buku 2022, Telkom Akses Catatkan Pendapatan Rp8,7 Triliun
Pemkot Semarang Gercep Tangani Anak Korban Pembakaran
Habiskan Malam di Bandung, Ganjar Sapa Komunitas dan Seniman Lukis Jalanan
Selain Sinovac, Beberapa Kandidat Vaksin akan Masuk
Ajak Pemijat Tunanetra Keliling Pabrik, Marifood Perkenalkan Serbat Jangkrik Mas
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?