By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Lepas Ribuan Jemaah Calon Haji Kota Semarang, Ini Pesan Mbak Ita
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Lepas Ribuan Jemaah Calon Haji Kota Semarang, Ini Pesan Mbak Ita

Last updated: 9 Mei 2024 22:04 22:04
Jatengdaily.com
Published: 9 Mei 2024 22:04
Share
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu melepas ribuan jemaah calon haji Kota Semarang di Auditorium UIN Walisongo Kampus III Kota Semarang, Kamis (9/5/2024). Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu melepas ribuan calon jemaah haji Kota Semarang untuk menjalankan ibadah haji di tanah suci.

Pelepasan jemaah haji ditandai dengan penyematan jaket dan batik kepada petugas dan calon jemaah haji Kota Semarang di Auditorium UIN Walisongo Kampus III Kota Semarang, Kamis (9/5/2024).

“Ini merupakan kegiatan Pelepasan Calon Jamaah Haji Tahun 2024 Kota Semarang. Alhamdulillah kali ini Kota Semarang bisa mendapatkan kuota tambahan,” kata Mbak Ita, sapaannya.

Menurut dia, pada tahun 2023 lalu, jumlah kuota jemaah haji untuk Kota Semarang sebanyak 1.767 orang. Angka ini meningkat menjadi 1.967 orang.

“Dari range usia juga Alhamdulillah mayoritas belum masuk Lansia (lanjut usia-red). Ya usia 45-65 ini yang paling banyak sampai 600san. (Usia-red) ini tentunya tidak akan terlalu berat saat proses haji. Kalau tahun lalu kan kebanyakan Lansia,” sebut Mbak Ita.

Apalagi Menteri Agama yang saat ini berada di Arab Saudi berpesan kalau kondisi cuaca di sana mencapai 45 derajat.

“Saya berpesan kepada jemaah agar menjaga kesehatan, apalagi kalau panas kan dehidrasi, sehingga harus banyak minum air putih, makan makanan yang bergizi,” pesannya.

Lebih lanjut, Mbak Ita menjelaskan jika Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang terus menunjukkan support dukungan kepada para jemaah.

Selama proses perjalanan ibadah haji ini Pemerintah Kota Semarang juga memberikan support. Yang pertama transportasi berupa bus kemudian patwal vorijder, dan konsumsi bagi jemaah.

“Kalau besok kan startnya dari Islamic Center, ke Asrama Haji Donohudan kemudian baru ke bandara. Kami siapkan bus dan vorijder-nya. Kemudian untuk pengangkutan koper jemaah haji, semua berangkat dan pulangnya kami siapkan. Termasuk ada air zam zam juga,” beber dia.

Tak hanya itu, pemerintah juga menyiapkan tim kesehatan untuk membantu proses ibadah haji di tanah suci. “Ada Tim Kesehatan dari DKK dan RSWN yang akan mengawal dari Semarang sampai tanah suci dan kembali ke sini. Ini bentuk support pemerintah untuk terus melayani saudara-saudara kita yang beribadah haji,” jelasnya.

Kepala Kantor Kemenag Kota Semarang, Ahmad Farid mengatakan, hari ini dalam kegiatan manasik yang kedua, sekaligus dilakukan pelepasan calon jemaah haji oleh Wali Kota Semarang yang ditandai dengan penyematan rompi dan jaket kepada petugas dan jemaah haji.

“Kami merasa terbantu dengan banyaknya fasilitas, utamanya saat kita berangkat dari kampung kita embarkasi seluruh fasilitas sudah disiapkan oleh Ibu Wali Kota dan Pemerintah Kota Semarang,” kata Farid.

Seperti diketahui, calon jemaah haji tahun 1445 H/2024 Kota Semarang tercatat 1957 jemaah, dengan rincian jemaah laki-laki sebanyak 882 jemaah dan 1.073 jemaah perempuan.

Kemudian rentang usia 18-25 tahun ada 37 jemaah, usia 26-35 tahun ada 69 jemaah. Rentang usia 36-45 ada 209 jemaah, usia 46-55 tahun 605 jemaah. Kemudian, usia 66-70 tahun 310 jemaah, usia 76-85 tahun ada 50 jemaah dan usia 86-94 tahun ada 8 jemaah.

Sementara itu, jumlah haji Kota Semarang terbagi tujuh kloter dengan dua gelombang. “Ini ada 7 kloter, dengan rentang usia paling muda berusia 18 tahun atau paling muda dan paling tua berusia 94 tahun,” kata Farid.   St

You Might Also Like

Konsisten dalam SDGs, SG Sabet 3 Penghargaan ISDA Awards 2022
Terungkap, Ini Hasil Visum Sementara Jasad 5 ABK yang Tewas
Besok, FH Unissula Gelar FGD Bahas UU KUHP dan Perampasan Aset
Lomba Kampung Juara, Upaya Meningkatkan Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat
Sajian Media Saat Ini Ikut Suburkan ‘Naluri Kepo’ di Tengah Masyarakat
TAGGED:Ini PesannyaKota SemarangLepas Ribuan Calon Jemaah HajiMbak Ita
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?