By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Pemerintah Datangkan Dokter Asing untuk Selamatkan 12 Ribu Bayi Berisiko Kelainan Jantung
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Pemerintah Datangkan Dokter Asing untuk Selamatkan 12 Ribu Bayi Berisiko Kelainan Jantung

Last updated: 3 Juli 2024 10:02 10:02
Jatengdaily.com
Published: 3 Juli 2024 10:02
Share
Ilustrasi bayi. Foto: pixabay.com
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com)– Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyebut pemerintah akan mendatangkan dokter asing untuk menyelamatkan sekitar 12 ribu nyawa bayi per tahun yang berisiko meninggal akibat kelainan jantung bawaan.

“Itu karena pada saat sekarang kita punya lebih 12 ribu bayi yang punya kelainan jantung bawaan,” ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dilansir dari laman humas Polri, Rabu (3/7/24).

Ia mengatakan, kemampuan dokter di Indonesia untuk melakukan operasi jantung baru berkisar 6 ribu pasien per tahun, sementara penanganan kelainan jantung bawaan memerlukan tindakan operasi yang cepat.

“Enam ribu bayi ini kalau tidak tertangani memiliki risiko tinggi untuk meninggal. Kalau kita tunggu, risikonya makin tinggi,” jelas Menkes Budi Gunadi.

Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan mengatur persyaratan dan batasan bagi tenaga medis dan tenaga kesehatan warga negara asing (WNA) yang ingin berpraktik di Indonesia.

Menurut Menkes Budi, kedatangan dokter asing untuk berpraktik di Indonesia itu sebenarnya untuk menyelamatkan 6 ribu nyawa bayi mengalami kelainan jantung.

Meski begitu, ia mengakui kebijakan itu belum sepenuhnya diterima oleh sejumlah pihak mengaitkan itu dengan kualitas layanan dokter asing dan domestik.

“Bahwa kemudian mungkin ada yang merasa sensitif seperti FK Unair, bahwa oh dokter kita lebih hebat, kemudian kita juga bisa. Isunya bukan itu, isunya bukan juga merendahkan kemampuan dokter-dokter kita, nggak,” jelas Menkes Budi Gunadi.

Ia meyakini dokter Indonesia mampu mengatasi operasi jantung. Namun, dengan laju kasus mencapai 6 ribu pasien per tahun, kuota dokter yang dimiliki Indonesia belumlah cukup.

“Kita kan nggak bisa nunggu. Kita datangkan dokter-dokter asing itu untuk menyelamatkan nyawa 6 ribu bayi ini dan 12 ribu ibu-ibu yang akan sedih kalau bayinya kemudian cacat jantung bawaan,” ujar Menkes Budi Gunadi. she 

You Might Also Like

Ubah Sampah Plastik Jadi Bunga
Buka IBL All Indonesian 2024, Menpora Optimis Basket Indonesia Berkembang Baik
Dico Suami Chaca Frederica Siap Ramaikan Senayan
Aksi Heroik Keluarga Gagalkan Penculikan dan Pelecehan Anak SD di Semarang
Jadikan Pengalaman Bangkit dari Tsunami Aceh Motivasi Bersama Atasi Tantangan di Berbagai Bidang
TAGGED:bayi kelainan jantungDokter AsingMenkes Budi Gunadi Sadikin
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?