By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Ironis, 80 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Diakses Lewat Games
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Ironis, 80 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Diakses Lewat Games

Last updated: 13 November 2024 11:36 11:36
Jatengdaily.com
Published: 13 November 2024 11:31
Share
Ilustrasi anak. Foto: pixabay.com
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com)- Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid mengungkap setidaknya ada 80 ribu anak di bawah usia 10 tahun yang terpapar judi online. Anak-anak itu terpapar melalui games di ponsel.

“Sekarang, tadi kalau datanya di bawah 19 tahun ada 200 ribu yang terlibat (judi online). Di bawah 10 tahun ada kurang lebih 80 ribu. Dia pakai akun-akun orang tuanya. Bisa mengakses biasanya lewat games,” jelas Meutya Hafid dilansir dari laman pmjnews, Rabu (13/11/2024).

Meutya menyebut Kementerian Komdigi tidak bisa sendiri melakukan pengawasan terhadap anak-anak dari judi online. Karenanya, dia meminta peran orang tua turut mengawasi anaknya saat mengakses handphone.

Menurut Meutya, orang tua harus berperan penting dalam pertumbuhan anak- anak. Pasalnya, siapa saja bisa terlibat judol tanpa memandang apa pekerjaannya.

“Saya sebutkan aja supaya adil ya. Mulai dari karyawan, pengusaha, jadi orang mampu juga banyak. Kemudian pedagang, pelajar, dan yang terakhir mohon maaf, Ibu rumah tangga,” tuturnya.

“Kalau memang ada, maka berhentilah. Kita bicarakan ke depan bu ya, bukan yang di belakang. Karena kalau orang tuanya sudah begitu, anaknya kemungkinan besar ngikut,” tambahnya. she 

You Might Also Like

Menjelajahi Kota Semarang Bertajuk Event Inovatif Sukaria Race 2024 
PPKM Level 4, Warung Makan di Pekalongan Dibuka Sampai Pukul 9 Malam
Konser Indonesia Menjadi Satu Bakal Digelar di 20 Kota di Indonesia
Tanah Bergerak di Tegal, 15 Rumah Rusak
Genjot PAD, Jateng Gali Sejumlah Sektor
TAGGED:80 Ribu Anak Terpapar Judi OnlineDiakses Lewat Games
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?