SEMARANG (Jatengdaily.com) – Nasmoco Grup tetap mempertahankan posisinya sebagai market leader sampai bulan November 2019, dengan penguasaan pasar di atas 30 %.
Managing Director Nasmoco Grup, Fatrijanto menjelaskan bahwa penguasaan market share Toyota justru meningkat jika dibandingkan dengan periode yang sama 2018.
Ini karena tidak lepas dari hasil positif beberapa produk andalan seperti New Avanza, New Fortuner, All New Rush, New Innova, New Alphard, dan New Hiace, yang menguasai pasar di segmennya masing-masing, dan mengalami pertumbuhan market share di beberapa bulan terakhir 2019.
“Kita patut bersyukur, karena di tengah penurunan pasar otomotif di Jateng dan DIY, kami justru bisa mempertahankan posisi market leader. Hal ini tentunya tidak terlepas dari sejumlah produk baru kami yang diluncurkan tahun ini, promo penjualan yang menarik hingga inovasi layanan untuk aftersales. Sehingga kami optimistis bisa menutup tahun ini dengan market share di atas 30%,” kata Fatrijanto, Rabu (18/12/2019) di Semarang.
Tidak kalah penting pada 2020 pajak tarif Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) di seluruh pulau Jawa akan sama besarannya yakni 12,5 %. Sebelumnya, tarif BBN-KB di Jateng paling tinggi yakni 12,5%. Untuk DKI, Jabar dan Jatim masih di angka 10%. Namun di Jabar pada 1 April lalu sudah naik menjadi 12,5%, DKI per 11 Desember menjadi 12,5% dan Jatim mulai 2 Januari 2020 pajak BBN-KB juga menjadi 12,5%.
“Dengan kenaikan BBN-KB di DKI Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Timur, membuat harga otomotif di Pulau Jawa ini fair dan semakin kompetitif, karena tidak ada selisih harga yang terlalu signifikan. Calon pelanggan tidak perlu lagi memperbandingkan harga di Jawa Tengah & DIY dengan harga di wilayah lain,” tambah Fatrijanto. zia-yds


