By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Tim SAR Fokus Pencarian Satu Korban Terakhir Longsor Petungkriyono Pekalongan
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Tim SAR Fokus Pencarian Satu Korban Terakhir Longsor Petungkriyono Pekalongan

Last updated: 27 Januari 2025 13:44 13:44
Jatengdaily.com
Published: 27 Januari 2025 13:44
Share
Tim SAR sisir sungai mencari korban longsor Teguh Imanto. Foto: Basarnas Semarang
SHARE

PEKALONGAN (Jatengdaily.com)- Tim SAR gabungan Pencarian korban banjir bandang dan tanah longsor di desa Kasimpar Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan pada hari ke-6 atau Minggu (26/1/2025) difokuskan pada aliran sungai Welo.

Hal tersebut dilakukan setelah tim memperoleh informasi yang terkonfirmasi kebenarannya bahwa korban terakhir yang sedang dicari oleh tim SAR gabungan yakni Teguh Imanto ternyata hanyut terbawa arus di jembatan Tinalum dan bukan merupakan korban longsor.

Diketahui Teguh Imanto nekat menerjang banjir yang merendam sebagian jembatan Tinalum yang berjarak 5 km dari lokasi longsor. Karena arus yang sangat deras ia tak kuat dan terseret arus beserta sepeda motor yang dinaikinya.

“Saudara T saat kejadian dalam perjalanan pulang kerja menuju ke rumahnya di desa Kayupuring Petungkriyono, namun saat lewat jembatan Tinalum yang terendam banjir, korban terseret arus,” ungkap Kepala Basarnas Semarang Budiono.

Diketahui banjir yang menerjang sungai Welo itu terjadi bersamaan dengan banjir bandang dan tanah longsor yang menerjang desa Kasimpar Petungkriyono pada senin (20/1/2025) sore lalu.

“Hari ini tim kami bagi jadi 4 SRU dimana 3 SRU melakukan penyisiran di lokasi longsor untuk memastikan tidak ada lagi korban yang tertinggal dan 1 SRU melakukan penyisiran di sungai Welo hingga jembatan Doro dengan jarak 11 km. Namun karena hujan deras siang tadi operasi SAR kami hentikan karena kondisinya berbahaya bagi tim,” imbuh Budiono.

“Hingga sore ini hasil masih nihil, untuk keberadaan saudara T belum terdeteksi. Besok akan dilakukan lagi penyisiran dari jembatan Doro hingga muara sungai. Untuk selanjutnya operasi sementara kami tutup dan dilanjutkan esok hari,” pungkas Budiono. she

You Might Also Like

Saloka Theme Park Rayakan Ulang Tahun ke-6, Menampilkan Tarian Kolosal dan Parade Budaya Spektakuler
Kekebalan Tubuh Penting Antisipasi Virus Korona
Dianiaya Pacar, Pedangdut Ine Chu Mengadu ke Komnas Perempuan
Sekda Grobogan Positif COVID-19, Diduga Sering Rapat Ketemu Banyak Orang
Batas Beton Dipasang untuk Urai Macet Akibat Rob Sayung
TAGGED:BasarnasTim SAR Fokus Pencarian Satu Korban Terakhir Longsor Petungkriyono
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?