By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Pengelola Layanan Transportasi Diminta Antisipasi Cuaca Ekstrem
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Pengelola Layanan Transportasi Diminta Antisipasi Cuaca Ekstrem

Last updated: 30 Januari 2025 06:30 06:30
Jatengdaily.com
Published: 30 Januari 2025 06:30
Share
Ilustrasi. Pemeriksaan bus. Foto: kemenhub
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com)- Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi menginstruksikan agar seluruh layanan transportasi dapat meningkatkan antisipasi terhadap cuaca ekstrem. Hal ini menindaklanjuti informasi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Informasi dari BMKG, hingga 30 Januari 2025 akan terdapat potensi cuaca ekstrem. Ada peluang terjadi cuaca ekstrem hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang.

Adapun kawasan yang memiliki potensi besar terjadi cuaca ekstrem yakni kawasan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang dan sejumlah titik penyeberangan.

“Untuk itu, sebagai langkah antisipatif, saya instruksikan agar seluruh pengelola layanan transportasi dapat memperketat pengawasan pada aspek keselamatan, khususnya pada sektor tranportasi udara dan penyeberangan,” ujarnya dilansir dari laman Infopublik Kamis (30/1/2025).

Lebih lanjut, Menhub meminta agar seluruh operator serta pengelola transportasi untuk mengecek kondisi cuaca terkini dari BMKG secara rutin.

Hal itu untuk mempertimbangkan langkah yang perlu diambil menyesuaikan dengan prakiraan cuaca. Pasalnya, pada kondisi potensi cuaca ekstrem, perubahan cuaca dapat terjadi dalam waktu singkat.

“Selain itu, antisipasi pengalihan transportasi dan lalu lintas juga perlu disiapkan, jika terjadi pembatalan keberangkatan atau penutupan akses akibat cuaca,” kata Menhub.

Dengan adanya curah hujan yang tinggi, potensi angin kencang dan petir, kemungkinan gelombang tinggi, serta adanya genangan air atau banjir, maka sejumlah perjalanan transportasi berpotensi mengalami gangguan seperti penundaan atau pembatalan perjalanan, dan pengalihan arus lalu lintas.

“Aspek keselamatan harus diutamakan dalam segala kondisi. Jika diperlukan, penundaan atau pembatalan perjalanan bisa dilakukan. Keselamatan seluruh penumpang adalah yang utama,” tegas Menhub. she 

You Might Also Like

Bareksrim Periksa 17 Saksi Terkait Kebakaran Kejagung
Alokasi Capai Rp 400,1 Triliun, Presiden Jokowi: Hati-Hati Kelola Dana Desa
Pemkot Semarang Fokuskan Percepatan Penanggulangan Kemiskinan di Tujuh Kelurahan Prioritas
BKUD akan Rekrut 20 Petugas Pengawas Pajak
Ngaji Nom-Noman Hadirkan Cahaya 2026 di Ruang Publik CFD Simpanglima Semarang
TAGGED:cuaca ekstrempengelola transportasi
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?