By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Antisipasi Kebal, Jangan Konsumsi Antibiotik Sembarangan
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Antisipasi Kebal, Jangan Konsumsi Antibiotik Sembarangan

Jatengdaily.com
Published: 14 April 2025 13:38
Share
Ilustrasi obat. Foto: Pixabay.com
SHARE

REMBANG (Jatengdaily.com) – Antibiotik tidak boleh dikonsumsi sembarangan dan harus dihabiskan sesuai resep, meskipun pasien merasa sudah sembuh.

Hal itu disampaikan Ketua Tim Komunikasi, Informasi, Edukasi BBPOM Semarang Novi Eko Rini, pada sosialisasi tentang keamanan obat dan makanan kepada ratusan bidan serta kader kesehatan desa, di Gedung Serba Guna Kecamatan Sulang, Rembang, Minggu (13/4/2025).

Menurutnya, penggunaan antibiotik yang tidak tuntas dapat menyebabkan resistensi, kuman menjadi kebal terhadap antibiotik. “Kalau kumannya kebal, nanti saat sakit lagi harus diberi antibiotik yang lebih kuat atau jenis lain yang mungkin lebih mahal. Ini tentu merugikan pasien,” jelas Novi.

Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto mengaku prihatin dengan masih tingginya kasus resistensi antibiotik, akibat konsumsi yang tidak tepat.

“Banyak yang menghentikan obat saat merasa sembuh. Akibatnya, penyakit tidak sembuh tuntas dan bisa kambuh lebih parah,” ungkap Edy.

Untuk itu, dia menekankan pentingnya peran tenaga kesehatan dan kader desa sebagai ujung tombak dalam edukasi masyarakat. Sehingga, para bidan dan kader diharapkan dapat menyebarluaskan informasi tersebut kepada warga di lingkungan masing-masing. she

You Might Also Like

Harga Cabai di Kota Semarang Masih Tinggi, Cabai Rawit Merah Capai Rp 100.000 per Kg
Tekan Pemanasan Global, Telkom Optimalkan Berbagai Program Ramah Lingkungan
Polda Jateng Ungkap 332 Kasus Curanmor, Masyarakat Bisa Datang ke Polres Mengambil Motornya, Gratis
Raih Dua Penghargaan dari KIP Jateng, Wali Kota Semarang Tegaskan Komitmen Keterbukaan dalam Layanan Publik
Empat Unsur Budaya Meriahkan Semarang Night Carnival, Mbak Ita: Ajang Promosi Wisata
TAGGED:Antisipasi KebalJangan Konsumsi Antibiotik Sembarangan
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?