By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Jateng Tunggu Asesmen Sekolah Rakyat
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Pendidikan

Jateng Tunggu Asesmen Sekolah Rakyat

Last updated: 17 April 2025 07:12 07:12
Jatengdaily.com
Published: 17 April 2025 07:12
Share
Ilustrasi. Foto: Kemenag
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)– Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyatakan komitmen dalam mendukung program Sekolah Rakyat, yang diluncurkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) RI.

Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Sumarno mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi mengenai lahan, dan sudah mengajukan proposal ke Kemensos. “Informasi terakhir sudah dilakukan asesmen (penilaian) terkait lokasi yang diajukan,” kata Sumarno, seusai menghadiri Halalbihalal Paguyuban Pensiunan Pengelola Keuangan (P3K) Biro Keuangan Provinsi Jawa Tengah, di Gedung Korpri Jateng, dilansir dari laman humas prov Jateng Kamis (17/4/2025).

Ditambahkan, semua kabupaten/ kota sudah mengajukan usulan dan menunggu asesmen dari Kemensos. Soemarmo menegaskan, sekolah rakyat yang digagas Kemensos ditujukan hanya untuk masyarakat yang benar-benar miskin. Karenanya, pengawasan pelaksanaan tidak hanya dilakukan oleh pemerintah, namun juga akan melibatkan masyarakat.

“Nantinya, untuk pendataan kami benar-benar mengharapkan masukan dari masyarakat, agar siswa yang masuk sesuai dengan harapan,” tegas sekda.

Terkait database, imbuhnya, lemprov akan mempergunakan data kemiskinan yang dimiliki oleh Kemensos. Sebab, pendirian Sekolah Rakyat di Jawa Tengah, merupakan bagian dari upaya mengentaskan kemiskinan.

Berdasarkan laman Kemensos.go.id, Sekolah Rakyat ditargetkan mulai beroperasi pada tahun ajaran 2025/2026, tepatnya pada Juli 2025. Sementara itu, proses penerimaan peserta didik dan rekrutmen tenaga pendidik dimulai pada April 2025 ini.

Peserta didik akan diseleksi melalui berbagai tahapan, termasuk seleksi administratif, di mana anak-anak yang berhak mendaftar adalah mereka yang termasuk dalam Desil 1 dan 2 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Selanjutnya, calon siswa akan menjalani tes potensi akademik, psikotes, kunjungan rumah (home visit), wawancara dengan orang tua, serta pemeriksaan kesehatan. she

You Might Also Like

UKM Promise USM Adakan Bakti Sosial ke Panti Asuhan Noor Hidayah
UNIMAR AMNI Makin Kuatkan Kerjasama di Kancah Nasional dan Internasional
Delapan Negara Siap Ramaikan Kompetisi Pidato Internasional USM ISSCO 2024
Lulusan STIKOM Semarang Siap Masuki Pangsa Kerja
Era Revolusi Industri 4,0 Guru Dituntut Mampu Beradaptasi dan Inovatif
TAGGED:Jateng Tunggu Asesmen Sekolah Rakyatsekda jateng
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?