By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Polda Jateng Berikan Pendampingan dan Konseling bagi Korban Kecelakaan Maut Purworejo-Magelang
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Polda Jateng Berikan Pendampingan dan Konseling bagi Korban Kecelakaan Maut Purworejo-Magelang

Last updated: 9 Mei 2025 06:31 06:31
Jatengdaily.com
Published: 9 Mei 2025 06:31
Share
Foto: mediahumaspolri.com
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Polda Jateng menegaskan akan mendampingi dan memberikan konseling terhadap para korban selamat maupun keluarga korban yang meninggal sebagai dampak kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Purworejo Magelang pada Rabu (7/5/2025) pagi.

Selain sebagai bentuk kepedulian dan empati terhadap korban, hal ini merupakan upaya Polri memberikan dukungan moril dan memulihkan kesehatan mental para korban.

Hal ini disampaikan Waka Polda Jateng Brigjen Pol Latif Usman usai menjenguk para korban selamat dari peristiwa tersebut di Rumah Sakit Islam Purworejo dan Rumah Sakit dr. Tjitrowardojo. Diungkapkan juga bahwa petugas telah berhasil mengidentifikasi seluruh korban baik luka maupun tewas dari kejadian tersebut, seperti dilansir dari laman mediahumaspolri.com.

Dirinya menjelaskan kecelakaan tersebut melibatkan tronton pengangkut pasir bernomor polisi B-9970-BYZ dan kendaraan minibus jenis Kopada atau angkot yang terjadi Jalan Purworejo-Magelang tepatnya di Desa Kalijambe, Kecamatan Bener, Kabupatem Purworejo pada Rabu, (7/5/2025).

Dalam insiden tersebut, 11 orang yang seluruhnya penumpang Kopada dinyatakan meninggal dunia dan sejumlah lainnya mengalami luka-luka.

Berikut daftar 11 korban meninggal dunia, semuanya berasal dari Kabupaten Magelang:

1. Aulia Anggi Praktiwi (26) – Dusun Ngadiretno, Tamanagung, Muntilan

2. Divya Kreswinannda (25) – Mertoyudan, Mantenan

3. Isna Hayati (27) – Mendut, Mungkid

4. Naely Nur Sadiyah (23) – Jenis Srambianak, Mungkid

5. Finna Mukarromah (28) – Rambeanak, Mungkid

6. Nely Suroya – Gamol, Paremono, Mungkid

7. Melani Septiani (26) – Ambartawang, Mungkid

8. Edy Sunaryo (71) – Ngrajeg, Mungkid (diduga sopir angkot)

9. Naqi Umi Rohmah (27) – Sarangan, Rambeanak, Mungkid

10. Siti Khur Fatonah (27) – Giritengah, Borobudur

11. Hesti Nurngaini Rahayu (24) – Jowahan, Wanurejo, Borobudur

Sementara korban luka dirawat di 2 rumah sakit yang terdiri dari:

RS Islam Purworejo:

2 orang pemilik rumah :

Paiman (60) dan Umiyatun (53) warga Desa Kalijambe Kec. Bener, Purworejo

3 orang penumpang Kopada

Mila Mudianawati (26) – Banjarnegoro, Mertoyudan

Ayu Salwa (24) – Bligo, Ngluwar

Sufita (24) – Perumahan Nogosari Land

RSUD dr. Tjitrowardojo:

Sopir truk

Ladis (48), – Kanor, Bojonegoro, Jawa Timur

Kepolisian akan mendampingi seluruh korban yang menjalani perawatan. 1 polisi mendampingi 1 korban. Selain itu Polres Magelang juga akan menerjunkan personil ke rumah duka untuk mendampingi keluarga korban yang meninggal,” ujar Wakapolda di RS Tjitrowardojo Purworejo pada Rabu (7/5) sore.

Wakapolda juga menyebut petugas masih melakukan olah TKP dan meneruskan upaya evakuasi bangkai kendaraan di lokasi kejadian. Hal ini perlu upaya ekstra dan kehati-hatian mengingat kondisi medan adalah jalan menurun dan sempat diguyur hujan.

Dalam keterangannya, Brigjen Latif mengungkapkan dugaan awal penyebab kecelakaan adalah rem truk blong saat melintasi jalan menurun. Dirinya juga menyebut bahwa lokasi kejadian merupakan jalur utama, bukan jalur alternatif.

“Turun di jalan Magelang–Purworejo, tepatnya di perbatasan Kecamatan Bener, pada saat turun kendaraan ini (truk) akan menyalip, tetapi tidak bisa dikendalikan. Untuk sementara keterangan adalah rem yang tidak bisa dikendalikan,” jelasnya dalam sebuah wawancara di hadapan media.

Dirinya turut menghimbau masyarakat khususnya para pengemudi dan pengguna untuk berhati-hati dalam berkendara, terlebih saat melintasi jalur-jalur dengan kontur jalan menurun tajam. Pihaknya juga menghimbau para pemilik armada untuk memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan sebelum beroperasi.

Sebagai langkah lanjutan, Polda Jateng bersama instansi terkait akan memperketat pengawasan terhadap kelayakan angkutan barang yang melintasi wilayah Jawa Tengah.

“Kami akan terus bersama stakeholder terkait untuk melakukan pengawasan dan pengetatan, khususnya terhadap angkutan kendaraan berat yang beroperasi di Jawa Tengah,” tegasnya. she

You Might Also Like

Jokowi Apresiasi Pelaksanaan Piala Presiden 2022, Arema FC Tampil Sebagai Juara
Indonesia dan Qatar Kerjasama Bangun 1 Juta Rumah Bagi Masyarakat Menengah ke Bawah di Indonesia
Arab Saudi Beri Kemudahan Jemaah Umrah & Haji Indonesia, Termasuk Yang Berusia di Atas 65 Tahun
Kuatkan Silaturahmi, ITB Semarang Menggelar Halal Bi Halal
Nelayan Perokok Menjadi Sasaran Sosialisasi UU DBHCHT
TAGGED:Kecelakaan Maut Purworejo-MagelangPolda Jateng
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?