By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Pemerintah segera Bentuk Tim Khusus Berantas Premanisme
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Pemerintah segera Bentuk Tim Khusus Berantas Premanisme

Last updated: 19 Mei 2025 06:46 06:46
Jatengdaily.com
Published: 19 Mei 2025 10:00
Share
Polisi tangkap preman mengaku debc collector. Foto: jateng.polri
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com)– Pemerintah Indonesia tengah mempersiapkan pembentukan tim khusus untuk memberantas praktik premanisme yang selama ini menjadi momok bagi dunia usaha. Langkah strategis itu diambil untuk menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif dan menghilangkan berbagai hambatan dalam berusaha.

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi menjelaskan, pembentukan tim itu merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam melindungi pelaku usaha dari berbagai bentuk intimidasi dan pungutan liar.

“Kami sedang menyusun tim khusus untuk menangani masalah premanisme secara sistematis. Ini proses yang perlu waktu, karena kami juga memikirkan solusi berkelanjutan bagi para pelakunya,” ujar Hasan dilansir dari laman InfoPublik, Senin (19/5/2025).

Menurut Hasan, praktik premanisme selama ini telah menjadi salah satu faktor yang membuat investor enggan menanamkan modal di Indonesia. “Banyak pelaku usaha yang takut berinvestasi karena adanya biaya-biaya tambahan tidak resmi dari aksi premanisme. Jika masalah ini bisa kita atasi, iklim usaha akan lebih sehat dan lapangan kerja baru bisa tercipta,” tegasnya.

Pemerintah menekankan bahwa operasi pemberantasan premanisme ini tidak akan menggeneralisir organisasi masyarakat (ormas). “Kami tidak memukul rata semua ormas. Target kami adalah aksi premanisme, bukan organisasinya. NU, Muhammadiyah, IDI, itu semua ormas yang baik,” jelas Hasan.

Kebijakan itu sejalan dengan visi pemerintahan Prabowo Subianto yang ingin menciptakan ekosistem bisnis yang aman dan berkeadilan. Selain penegakan hukum, pemerintah juga menyiapkan program pembinaan untuk mengarahkan mantan preman ke sektor produktif, sehingga bisa berkontribusi positif bagi perekonomian. she

You Might Also Like

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Hingga 1,1 km
Selain Berbahaya, Ngabuburit di Jalur Kereta Api Bisa Kena Denda Rp 15 Juta
Dosen PBSI Unissula Gerakkan Literasi lewat PKM
Momen Iduladha 1444 H, SIG Salurkan 489 Hewan Kurban di 20 Provinsi
Siapkan Persaingan Global, Lulusan Stimart AMNI Dibekali Kompetensi
TAGGED:Hasan NasbiTim Khusus Berantas Premanisme
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?