By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: PAPDI dan IDI Beri Pengobatan Gratis Pascabanjir Demak
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

PAPDI dan IDI Beri Pengobatan Gratis Pascabanjir Demak

Last updated: 19 Januari 2020 18:55 18:55
Jatengdaily.com
Published: 19 Januari 2020 18:55
Share
Para dokter dari PAPDI Semarang dan IDI Demak saat memberikan layanan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis bagi warga juga korban banjir di Desa Trimulyo Guntur. Foto: rie
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com) – Banjir jebolnya tanggul Sungai Tuntang di Desa Trimulyo telah usai. Meski genangan air mengering, namun trauma psikis yang tersisa berimbas melemahnya fisik. Kondisi itu terlihat pada sebagian korban banjir.

Pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis pun digelar Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Cabang Semarang berkoordinasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Demak, Minggu (19/1/2020). Selain memberikan bantuan logistik serta perlengkapan sekolah, puluhan dokter pun diterjunkan untuk memeriksa kesehatan psikis juga fisik para korban banjir, pada kegiatan bakti sosial yang dipusatkan di Balai Desa Trimulyo itu.

Ketua PAPDI Cabang Semarang, dr Hery Djagat Purnomo, MD, PhD menyampaikan, pengobatan pascabanjir seringkali dibutuhkan warga yang sebelumnya mengalami trauma psikis akibat banjir berhari-hari. Maka di samping Demak, bantuan pengobatan gratis juga diberikan kepada korban banjir di Grobogan.

Menurutnya, penyakit yang biasa muncul pascabanjir antara lain diare, gatal, batuk, pilek serta ketahanan tubuh yang menurun. Hal itu terjadi akibat asupan gizi yang tidak cukup.

“Sehubungan itu kami bantu para korban banjir ini dengan memeriksa kesehatan mereka. Di samping memberikan kebutuhan lainnya, seperti beras, gula pasir, minyak goreng dan alat alat kelengkapan sekolah siswa korban banjir,”ujarnya didampingi Sie Humas dan Pengabdian Masyarakat dr Tania Tedjo, serta Penasihat PAPDI Dr dr Lestariningsih SpPD, Kgh.

Di sisi lain, pengurus IDI Demak, dr Isdiyanto menambahkan, bakti sosial kesehatan bersama PAPDI tersebut menjadi prioritas utama yang dilaksanakan pascabanjir. “Semoga pengobatan gratis dan pemberian bantuan sembako ini dapat meringankan beban warga pascabanjir,” imbuhnya.

Bantuan logistik dan perlengkapan sekolah secara simbolis diserahkan kepada Kalak BPBD Kabupaten Demak HM Agus Nugroho LP. Disebutkan, meskipun banjir telah usai, namun pemeriksaan kesehatan di Balai Desa Trimulyo terus dilakukan oleh petugas kesehatan. rie-yds

You Might Also Like

Batch Pertama dari 500 Ton Oksigen Medis Bantuan Tanoto Foundation Tiba di Jakarta
Kabel Liar Menempel atau Terpasang di Tiang Milik Telkom akan Segera Ditertibkan
Polda Metro dan BNN Gerebek 42 Kg Sabu
Fakultas Kedokteran Unissula Sumpah 21 Dokter Baru
Ditemukan Kasus di India, Virus Nipah Jadi Ancaman Dunia: Kenali Penularan, Gejala, dan Antisipasinya
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?