JEPARA (Jatengdaily.com) — Universitas Negeri Semarang (Unnes) terus memperkuat perannya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan pengabdian. Salah satu bentuk nyata komitmen tersebut diwujudkan dalam kegiatan Sosialisasi Penguatan UMKM Kerupuk Ikan “Tetap Rasa Berkah” melalui Digitalisasi, yang dilaksanakan di Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Sosialisasi dilakukan secara luring pada Selasa, 24 Juni 2025, dan diikuti oleh 11 pelaku UMKM kerupuk ikan dari Kelurahan Pengkol.
Niswa Adlina Labiba, S.I.P.,M.Sos. sebagai Ketua Tim pengabdian dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi ini secara khusus ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM dengan memanfaatkan digitalisasi dan branding dalam memberdayakan UMKM kerupuk ikan di Kabupaten Jepara dapat bersaing di dunia industri.
Secara umum kegiatan pelatihan ini ditujukan untuk :
1) membantu pelaku UMKM dalam hal pemasaran dan promosi produk,
2) membantu UMKM dalam membangun identitas lokal dan meningkatkan nilai jual produk,
3) menambah kontribusi berharga bagi peningkatan produktivitas UMKM kerupuk ikan dalam memperkuat pemasaran produk secara digital.
Teknis sosialisasi dilakukan dalam dua sesi. Pada sesi pertama, materi diisi oleh dosen dengan materi terkait pengenalan pemasaran dan branding produk UMKM secara digital, pembuatan branding packaging modern, dan menghubungkan kegiatan pemasaran dan branding UMKM kerupuk ikan dengan agenda global.
Pada sesi kedua, diisi dengan berbagi pengalaman dari pelaku UMKM kerupuk ikan. Pada setiap sesi, peserta diberikan waktu untuk menyampaikan pendapatnya.
Pelaksanaan Sosialisasi Penguatan UMKM Kerupuk Ikan ‘Tetap Rasa Berkah’ melalui Digitalisasi bagi pelaku UMKM di Kelurahan Pengkol, Kabupaten Jepara secara umum telah berjalan dengan baik. Kegiatan sosialisasi yang dilakukan secara luring.
Hal ini, terlihat peserta sosialisasi sanngat antusias dan tekun dalam mendengarkan dan berbagi pendapat. Perhatian tim pengabdi dapat terfokus secara baik kepada setiap peserta sehingga pelaksanaan sosialisasi dapat berjalan maksimal.
Aspek pemahaman dan keterampilan para peserta pada materi yang dibeirkan rata-rata termasuk pada kategori baik. Para peserta telah mampu memahami materi yang disampaikan. Implikasi pelaksanaan kegiatan pengabdian bagi peserta (pelaku UMKM Kerupuk Ikan ‘Tetap Rasa Berkah’):
1) peserta memiliki pengetahuan baru terkait pemanfaatan digitalisasi sebagai salah satu cara untuk meningkatkan pemasaran melalui online.
2) peserta mendapatkan pengalaman secara langsung dalam memahami pembuatan packaging modern melalui aplikasi digital.
3) peserta mempunyai tambahan opsi lain dalam penjualan dan pembuatan packaging yang biasanya digunakan.
Ketua UMKM Kerupuk Ikan ‘Tetap Rasa Berkah’, Ibu Dra. Qomariyah sangat menyambut baik kegiatan Pelaksanaan Sosialisasi Penguatan UMKM Kerupuk Ikan ‘Tetap Rasa Berkah’ melalui Digitalisasi ini. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada tim pengabdian Unnes yang telah menjadikan kelompok UMKM mereka menjadi mitra.
Ketua UMKM berharap kegiatan semacam ini dapat berlanjut di tahun mendatang dengan topik yang lebih variatif dan relevan dengan kebutuhan di lapangan. Berikut dokumentasi dari pelaksanaan kegiatan Sosialisasi Penguatan UMKM Kerupuk Ikan ‘Tetap Rasa Berkah’ melalui Digitalisasi bagi pelaku UMKM di Kelurahan Pengkol.St
0



