By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: ASN Didorong Lebih Kreatif dan Inovatif dalam Bekerja
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

ASN Didorong Lebih Kreatif dan Inovatif dalam Bekerja

Last updated: 23 Juli 2025 14:58 14:58
Jatengdaily.com
Published: 23 Juli 2025 15:00
Share
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi. Foto: prov Jateng
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi meminta kepada Aparatur Sipil Negeri (ASN) di lingkungan kerjanya agar lebih kreatif dan inovatif dalam bekerja.

Menurut dia, birokrasi tidak bisa hanya berorientasi pada eksekusi anggaran saja, tapi perlu terobosan, inisiatif, dan kesadaran kolektif untuk bekerja melampaui kebiasaan normatif.

“Kita tidak akan punya hasil maksimal kalau hanya mengandalkan rutinitas,” ujar Luthfi dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan (POK) Triwulan II Tahun Anggaran 2025 di Gedung B lantai 5 kantornya, Selasa 23 Juli 2025.

Ia menekankan, setiap organisasi perangkat daerah (OPD) harus berani mengambil langkah kreatif, bahkan tanpa menunggu pagu anggaran.

“Tidak cukup hanya bicara pagu. Perlu terobosan kreatif dari masing-masing OPD. Evaluasi hari ini sangat penting, tetapi yang lebih penting adalah orientasi hasil,” tegas mantan Kapolda Jateng ini.

Menurut dia, evaluasi kinerja ASN juga harus dilakukan, maksimal setiap tiga bulan, dan sistem merit wajib diterapkan secara konsisten.

“Saya sudah tekankan, tidak boleh di dinas kita itu ada istilah “iku wonge gubernur, orang dekat gubernur”, nggak ada, begitu nyebut nama saya, coret! dan harus profesional,” katanya tegas.

Luthfi dengan tegas meminta seluruh kepala OPD dan pimpinan balai untuk bertanggung jawab penuh atas kinerja unit kerja masing-masing.

“Sebagai kepala dinas harus bertanggung jawab pada dinas yang dipimpin. Jangan ada kerja-kerja sumbatan. Jangan biasakan yang biasa, biasakan yang benar. Biasanya itu belum tentu benar,” tandasnya.

Ia juga mengingatkan agar anggaran tidak hanya dibelanjakan secara administratif, tetapi harus berdampak nyata di lapangan.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin menambahkan, agar para ASN meningkatkan kinerja yang sudah bagus.

“Saling koordinasi. Ini sudah sering saya lakukan, nggak usah sungkan. Saya tekankan ini,” tegasnya. she

You Might Also Like

Nagita Hamil, Rafathar Bakal Punya Adik
Presiden Prabowo Bertemu Presiden Komisi Eropa, Sepakati Perundingan IEU-CEPA
Dapat Bonus Rp 6 Miliar, Veddriq Leonardo dan Rizki Juniansyah Sepakat Gunakan untuk Hal Bermanfaat
Peringati May Day 2026, Ribuan Buruh Jateng Siap Turun ke Jalan, Desak UU Baru hingga Apresiasi Program Propekerja
Polres Demak Gelar Sosialisasi Alokasi Anggaran 2026, Tegaskan Transparansi dan Akuntabilitas
TAGGED:ASN Didorong Lebih Kreatif dan Inovatif dalam BekerjaGubernur Jateng
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?